Sukses

Dampak Onani Dan Memperbesar Penis Di Dunia Medis

23 Oct 2015, 16:03 WIB
Pria, 20 tahun.

Saya ingin tau dok, apakah dengan onani bisa membuat penis semakin kecil atau memendek? Satu lagi apakah bisa secara medis penis diperpanjang atau diperbesar, kalau bisa caranya bagaimana dok? Terimakasih banyak dok atas jawabannya.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Izinkan kami menjelaskan apa saja dampak onani atau masturbasi. Terlalu sering onani hingga sekarang belum dikaitkan langsung dengan disfungsi ereksi, ejakulasi dini atau gangguan kesuburan. Onani atau masturbasi merupakan suatu perangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif oleh karena itu kami tidak menganjurkan hal tersebut, terlebih jika dilakukan frekuensi yang sangat sering (hampir setiap hari). 

Efek dari kebiasaan melakukan masturbasi lebih condong kepada masalah psikis dimana timbul pikiran terus menerus untuk melakukan masturbasi dan perasaan bersalah karena masturbasi. Masalah-masalah psikis ini dapat memicu terjadinya stres tanpa disadari sehingga dapat menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi (impotensi) atau ejakulasi dini secara tidak langsung. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya. 

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengalihkan keinginan melakukan masturbasi adalah dengan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti dengan berolah raga, melakukan hobi-hobi Anda, berpuasa, beribadah, dll. Hindarilah hal-hal yang memicu anda untuk melakukan masturbasi.

Setau Kami tidak ada hal yang bisa menyebabkan penis lebih pendek atau panjang.

Tidak ada yang efektif sebagai cara memperbesar penis, termasuk tindakan operasi. Meskipun, memang satu-satunya cara memperbesar penis adalah melalui operasi, namun pembesaran penis dengan cara operasi tersebut  ternyata tidak efektif. Produk-produk yang memberi janji dapat memperbesar kemaluan justru dapat "merusak" kemaluan itu sendiri. Banyak produk yang ditawarkan dengan janji bahwa produk tersebut dapat memperbesar penis. Namun tidak ada penelitian ilmiah yang mendukung penggunaan metode-metode non-operatif untuk memperbesar penis, dan secara medis tidak dianjurkan pembesaran penis dengan cara operasi hanya untuk alasan kosmetik. Sedangkan metode-metode yang ditawarkan justru dapat "merusak" penis dan beberapa menyebabkan impotensi. Karena itu, sebaiknya berpikir matang-matang sebelum mencoba produk apapun yang katanya dapat memperbesar penis. Bukannya mendapatkan hasil yang diinginkan, malahan mendapatkan efek samping menjadi impoten.

Panjang penis yang normal adalah 7,6 - 10,2 cm (saat lemas) dan 12,7 - 17,8 cm (saat ereksi). Penis dianggap kecil (abnormal) jika panjangnya kurang dari 7,6 cm saat mengalami ereksi (mikropenis). Jika ukuran penis Anda masih ada dalam kisaran ukuran tersebut maka tidak ada yang perlu Anda khawatirkan.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,   

    0 Komentar

    Belum ada komentar