Sukses

Nyeri Saat Berhubungan Seksual

21 Oct 2015, 09:59 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok stlh melahirkan SC (anak skrng brusia 6bln) knp tiap brhubungn sama suami kok rasanya sakit dok? bahkan sudah 2x ini saya stlh behubungan dg suami, orgn intim sya berdarah? Darah apakh itu dok? Dn apakh berbahaya? Sya pakai KB susuk. Tp sejak pasang KB smpai skrng sya tdk haid. Apakh itu normal dok? Mohon pencerahannya dokter..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di Klikdokter.com 

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Keluhan Anda adalah selalu menangis nyeri saat berhubungan intim. Nyeri saat berhubungan intim di dunia medis dikenal dengan dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal, pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

  • Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering
  • Kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang
  • Vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut
  • Endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim
  • Infeksi pada vagina
  • Infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri
  • Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Jadi penyebab dari dispareunia itu bermacam-macam. Untuk nyeri pada penetrasi dalam, umumnya dapat disebabkan karena infeksi, peradangan panggul, atau endometriosis. Namun keadaan Anda mungkin disebabkan oleh vaginismus karena rasa takut untuk melakukan hubungan seksual. 

Beberapa saran yang dapat diberikan untuk membantu mencegah nyeri  tersebut antara lain :

  • Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka. 
  • Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.
  • Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina anda.
  • Bila ada luka lecet, sebaiknya jangan lakukan hubungan seksual dahulu, tunggu hingga luka kering. Dan sebaiknya luka selalu dalam keadaan bersih.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar