Sukses

Perawatan Kulit Saat Hamil
21 Oct 2015, 10:49 WIB
Wanita, 25 tahun.

Selamat siang dokter..saya hamil 4week setelah berhasil program dengan prenagen essensis dan vitamin E sebelum menikah. Saya juga kebetulan wanita yang sangat concern terhadap perawatan kecantikan, saya melakukan perawatan kulit dengan dokter, ketika saya hamil ini apakah saya harus menghentikan perawatan kulit yang saya jalani karena saya membaca beberapa artikel acf a yg pro dan kontra terhadap perawatan kulit selama kehamilan terkait dengan efek yang dihasilkan terhadap janin. Terimakasih banyak apabila dokter berkenan menjawab..

 

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Sebetulnya tidak ada aturan khusus untuk produk perawatan kulit selama kehamilan. Kecuali memang produk tersebut mengandung zat-zat seperti yang bisa mencelakai janin seperti retinoin, HAKI, merkuri, asam salisilat, dan ada beberapa jenis obat lain. Perawatan seperti peeling, dan ada beberapa alat facial yang menggunakan listrik juga perlu dihindari saat hamil. 

Memang dapat banyak terjadi kelainan kulit pada saat kehamilan. Pada saat hamil juga jumlah kelenjar sebasea semakin meningkat. Hal ini termasuk perubahan yang fisiologis, dan akan kembali lagi seperti keadaan sebelum hamil setelah masa kehamilan dan menyusui berakhir. Daerah kemaluan adalah daerah yang cukup lembab karena lokasinya dan selalu tertutup. 

Bila memang sebelumnya jenis kulit Ibu berminyak maka memang daerah yang lembab dan berminyak akan semakin berminyak, juga makin banyak timbul komedo. Untuk itu Ibu perlu memperhatikan kebersihan daerah tersebut. Sebaiknya daerah-daerah yang lembab dan berminyak dibasuh dan dibersihkan dengan air namun tidak dengan menggunakan pembersih yang mengandung astringent. Selain itu, pigmen-pigmen melanin juga akan meningkat produksinya sehingga banyak timbul pewarnaan kulit pada Ibu hamil. 

Untuk menjaga kesehatan kulit, Ibu bisa mengkonsumsi air putih yang cukup serta mengkonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi seperti sayuran dan buah-buahan, protein, lemak yang sehat serta karbohidrat. Apabila Anda ingin mengkonsumsi obat-obatan untuk kulit lakukan konsultasi ke dokter specialis kulit dan kelamin dahulu sebelum Anda mengkonsumsinya. 

 

Demikian informasi yang kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar