Sukses

Cegukan pada Bayi & Mengatasi Flu pada Bayi

16 Oct 2015, 16:07 WIB
Wanita, 0 tahun.

dok bagai mana mengatasi balita umur 1.5 bulan segukan? dan bagai mana mengatasi kl dia flu?

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi KlikDokter.com 

Cegukan atau hiccup yang dalam bahasa kedokteran dikenal dengan nama singultus adalah kontraksi tiba-tiba yang tak disengaja pada diafragma, dan umumnya terjadi berulang-ulang setiap menitnya. Cegukan umumnya akan menghilang dengan sendirinya, cegukan yang terjadi lebih dari 48 jam dan berlangsung terus menerut perlu dievaluasi lebih lanjut karena dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu.

Setiap orang bisa mengalami cegukan, termasuk bayi. Cegukan pada orang dewasa seringkali terjadi karena makan terlalu cepat, minum air dingin sesaat setelah makan makanan panas, makan makanan yang sangat panas atau pedas, tertawa atau batuk terlalu keras, kelebihan minuman beralkohol, atau gangguan keseimbangan elektrolit. Cegukan juga dapat terjadi karena gangguan medis lainnya.

Cegukan pada bayi merupakan hal yang normal dan tidak berbahaya. Pada bulan pertama kehidupan, bayi Anda akan cegukan dengan interval rutin, terutama setelah diberikan ASI. Cegukan terjadi akibat rangsangan dari diafragma, pada  bayi, rangsangan tersebut dapat terjadi karena bayi bernapas, tertawa atau setelah minum ASI. Hal ini normal dan tidak berbahaya. Umumnya cegukan hanya berlangsung selama beberapa menit saja. Untuk menghentikannya, Anda dapat mencoba memberikan ASI untuk bayi. Penghisapan konstan dan proses menelan akan membantu otot diafragma lebih relaks dan membantu menghentikan cegukan.

Jika cegukan berlangsung sangat lama dan tidak ada perubahan setelah diberi ASI, sebaiknya Anda mengkonsultasikan hal ini lebih lanjut dengan dokter anak Anda untuk dicari penyebabnya. 

Berikut kami sertakan beberapa artikel mengenai cegukan untuk menambah informasi Anda :

Tips Mengatasi Cegukan

Jangan Anggap Sepele Cegukan!

 

Batuk dan pilek pada bayi, pada umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi virus akan sembuh sendiri (self limiting disease)  dan umumnya akan berlangsung antara 3-14 hari tergantung daya tahan tubuh anak dan tergantung ada tidaknya penderita flu di rumah atau orang yang sering berkontak dengan anak.

Yang paling dibutuhkan adalah cairan (ASI) untuk mengencerkan dahak. Agar ingus tidak kental, Anda dapat memberikan air garam steril sebagai tetes hidung. Menghirup uap panas juga banyak membantu saat mengalami batuk dan pilek. Jagalah lingkungan agar tetap lembab dan jangan sering menggunakan ruangan berAC (kering).

Untuk mencegah agar anak tidak sering batuk-pilek maka seringlah cuci tangan sebelum menggendong anak, hindari anak berkontak dengan penderita flu, dan jaga kebersihan di rumah. Apabila anak mengalami sesak nafas, kebiruan, luar biasa rewel, dan demam lebih dari 72 jam, segeralah menghubungi dokter.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam sehat,

    0 Komentar

    Belum ada komentar