Sukses

Sakit Maag dan Telinga Berdengung

20 Oct 2015, 12:09 WIB
Pria, 25 tahun.

Dok sekitar 4 hari yg lalu asam lambung sy kambuh di sertai kepala sy sangat sakit hingga skrg, belum sembuh sampai telinga sebelah kiri mendenggung pula sangat kencang itu kenapa ya dok,? Terimakasih

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Dari gejala yang Anda alami, kemungkinan penyakit yang Anda derita adalah sakit maag. Maag atau di dalam dunia kedokteran disebut dengan gastritis, yaitu peradangan yang terjadi pada lambung akibat pengeluaran asam lambung yang berlebih. Umumnya maag akan menimbulkan gejala nyeri ulu hati, atau perut kiri atas, mual, kembung, dan muntah. Apabila keluhan menjadi nyeri dada, dada terasa panas, dan mulut terasa pahit/asam, maka mungkin saja itu bukan maag namun penyakit Refluks Gastroesofageal (GERD) yang terjadi akibat naiknya cairan lambung ke kerongkongan. Hal ini disebabkan klep antara lambung dan kerongkongan tidak berfungsi dengan baik.

Kondisi stres atau cemas dapat menyebabkan kenaikan produksi asam lambung dimana hal ini tentu saja dapat menambah keluhan dari maag atau GERD yang dirasa.

Bila benar anda terkena maag, maka selain pengobatan oleh dokter maka anda juga harus melakukan perubahan pola hidup seperti jangan sampai telat makan/usahakan makan teratur,makan sedikit-sedikit tetapi sering,hindari konsumsi makanan pedas,asam,alkohol,rokok,kafein dan hindari stress. Selain itu, sebaiknya menghindari konsumsi makanan-makanan asam, pedas, kopi, alkohol, merokok dan hal-hal lain yang dapat  merangsang asam lambung.

Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah: 

  1. Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)
  2. Hindari dahulu konsumsi coklat, keju, kopi atau teh. 
  3. Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) bisa hingga 5x dalam sehari 
  4. Jangan terlambat makan 
  5. Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog) 
  6. Coba hindari stres, coba alihkan ke kegiatan lain bila stres memang sangat menggangu. 

Sakit Maag dan Telinga Berdengung

Apakah ada keluhan lain seperti gangguan pendengaran, keluar cairan dari telinga, demam, telinga kemerahan, bengkak, atau lainnya? Kemungkinan apa yang Anda rasakan adalah Tinnitus. Tinnitus sendiri berarti suara berdenging atau berdengung, atau jenis suara lain yang berasal dari kepala atau telinga tanpa keterlibatan sumber eksternal.

Tinnitus bukanlah penyakit, namun suatu gejala dan sebaiknya segera dicari penyebabnya. Terdapat dua jenis tinnitus, sebagai berikut:

  • Tinnitus Subjektif : hanya dapat didengar oleh penderita sendiri. Penyebabnya adalah kelainan pada telinga bagian luar, dalam, dan tengah. Dapat disebabkan oleh gangguan pada saraf-saraf pendengaran di otak
  • Tinnitus Objektif : dapat didengar juga oleh dokter yang memeriksa. Jarang ditemukan, dapat disebabkan oleh kelainan pembuluh darah, gangguan tulang telinga dalam, atau gangguan pada otot.

Penyebab yang umum ditemukan pada tinnitus adalah kerusakan sel telinga dalam. Rambut-rambut kecil pada telinga bagian dalam bergerak tergantung tekanan gelombang suara. Gerakan ini menstimulasi sel-sel telinga untuk mengeluarkan sinyal listrik melalui saraf dari telinga (saraf auditori) ke otak. Otak akan menginterpretasi sinyal-sinyal ini sebagai suara. Jika rambut-rambut pada telinga bagian dalam tersebut rusak, mereka dapat “membocorkan” impuls elektrik yang tidak beraturan, sehingga menyebabkan tinnitus. Kerusakan rambut-rambut ini dipengaruhi oleh usia dan adanya paparan terhadap suara yang keras dalam jangka waktu lama (lingkungan pekerjaan industri, MP3 player, konser musik), dan paparan terhadap beberapa obat tertentu (aspirin, NSAIDs, diuretik).

Penyebab lain dari tinnitus adalah:

  • Adanya kotoran terlalu banyak dalam telinga
  • Perubahan pada tulang telinga bagian tengah
  • Meniere’s Disease (kelainan pada telinga dalam karena tekanan cairan atau komposisi telinga dalam)
  • Trauma pada kepala atau telinga (mempengaruhi saraf atau fungsi otak yang berkaitan dengan pendengaran; umumnya tinnitus karena sebab ini hanya terjadi pada satu telinga)
  • Tumor jinak pada saraf kranial yang berjalan dari otak ke telinga bagian yang mengontrol keseimbangan dan pendengaran (acoustic neuroma; biasanya menyebabkan tinnitus pada satu sisi telinga saja)
  • Kelainan pada pembuluh darah (menyebabkan tinnitus yang sifatnya pulsatil atau berdenyut, termasuk tinnitus objektif)
  • Stress dan depresi (jika tes-tes atau pemeriksaan pendengaran menunjukkan hasil normal dan penyebab tinnitus lain tidak dapat diidentifikasi).

Tidak ada obat khusus untuk tinnitus, yang paling penting adalah menghilangkan pencetus atau menyembuhkan penyebab. Kami menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis THT untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lainnya. Sementara itu, hindari pajanan suara keras, hindari pencetus tinnitus seperti kopi, teh, cola, rokok, dan garam. Kemudian berolahragalah untuk memperbaiki sirkulasi darah dalam tubuh.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar