Sukses

Batuk Disertai Sesak dan Nyeri Dada

21 Oct 2015, 10:55 WIB
Wanita, 20 tahun.

dok, saya mengalami batuk berdahak namun disertai sakit dada dan sulit bernafas, baiknya saya mengkomsumsi obat apa untuk mengurangi itu

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Sesak napas umumnya disebabkan oleh gangguan dari paru-paru (saluran pernapasan bawah) atau jantung, bisa juga disebabkan oleh penyebab lain seperti anemia, alergi atau asma (penyempitan saluran napas).

Nyeri dada bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab, bisa dari otot atau tulang, jantung, paru-paru, saluran pencernaan, atau bisa pula karena masalah psikologis.

Berikut adalah sedikit penjelasan mengenai masing-masing penyebab nyeri dada:

  • Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.
  • Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.
  • Nyeri karena saluran pencernaan di daerah dada biasa berhubungan dengan organ lambung (maag) atau esofagus (kerongkongan). Bisa juga menimbulkan rasa asam atau pahit di mulut, dan nyeri ulu hati. Nyeri ini dapat berkurang dengan pemberian obat lambung atau maag. 
  • Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada  kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. 
  • Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan.

Jika keluhan sangat mengganggu Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter untuk dilakukan wawancara mendetil dan pemeriksaan yang lebih lengkap.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar