Sukses

Keluar Cairan dari Vagina Ketika Hamil
13 Oct 2015, 09:22 WIB
Wanita, 26 tahun.

Sya sedang hamil anak pertama, UK 19w. Bahayakah jika sya kadang suka keluar cairan dr miss V yg encer dan tdk berwarna? Apakah itu air ketuban yg merembes? Selain itu kdang sy jg merasa perut kencang setelah makan, apa solusinya? Thank's PW atas jawaban nya

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah Anda mengalami pengeluaran cairan secara terus menerus? Terdapat tiga kemungkinan cairan yang keluar dari kemaluan saat kehamilan, yaitu urin, cairan ketuban, atau keputihan.

Untuk membedakan kedua cairan tersebut, ingat seberapa sering dan kapan terjadinya. Jika hanya pada saat tertentu seperti saat batuk, bersin atau tertawa terbahak-bahak, maka cairan yang keluar lebih mungkin berupa urin. Kenapa dapat terjadi? Hal ini dapat disebabkan karena tekanan dari rahim(uterus) yang membesar menekan kandung kemih  (vesika urinaria ). Untuk mengatasi ini, Anda dapat melatih otot di sekitar vagina dengan cara latihan kegel. Namun, jangan kurangi asupan cairan dengan maksud menghindari hal ini.

Sementara pecah selaput ketuban umumnya dirasakan sebagai rembesan air yang turun ke kaki ketika ibu berdiri. Cairan mengalir mendadak namun tidak terlalu deras, tanpa keluhan nyeri (mulas, nyeri perut) disertai bau yang khas. Namun ada kalanya hanya terjadi kebocoran pada kantung ketuban, dimana cairan ketuban akan merembes sedikit demi sedikit hingga cairan ini makin berkurang dalam rahim. 

Cairan ketuban umumnya bening dan encer, terkadang berwarna kuning kehijauan (apabila terinfeksi) dan dapat disertai darah. Terdapat dua macam tes yang dapat dilakukan oleh dokter untuk membedakan antara cairan ketuban dengan air seni atau cairan vagina (keputihan), yaitu dengan tes nitrazin (berdasarkan pH cairan ketuban yang bersifat basa), dan tes ferning (melalui pemeriksaan mikroskop). 

Apakah cairan tersebut berbau, membuat kemaluan terasa gatal atau nyeri?

Perut kencang setelah makan terjadi karena ketika kehamilan, pengosongan lambung dan pergerakan usus cenderung melambat. Anda dapat mengatasi hal tersebut dengan makan dalam porsi sedikit-sedikit namun sering.

Sulit untuk menentukan apakah cairan yang keluar benar cairan ketuban atau tidak hanya berdasarkan keterangan yang Anda berikan. Akan tetapi kemungkinan itu memang ada. Idealnya perlu dilakukan penilaian langsung oleh dokter yang kompeten untuk memastikan asal cairan tersebut. Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan diri Anda ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk tatalaksana yang optimal. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar