Sukses

Infeksi Saluran Kemih

15 Oct 2015, 09:45 WIB
Wanita, 27 tahun.

Saya perempuan berusia 27 thn dgn tinggi 158cm dan berat 45kg. 2 hr setelah berhubungan dgn suami, saya mengalami gejala seperti anyang2an namun jumlah urin yg keluar banyak dan geli perih diakhir buang air. Setelahnya saya berhubungan kembali dan 3 hr setelahnya kembali anyang2an hingga hari ke 5. Saat ini (hari ke 5) saya demam dgn suhu 37.5, flu dan nyeri di bagian perut kanan dkt pusar hingga ke bagian perut bawah. Rasa nyeri makin terasa saat saya melipatkan kaki atau mensejajarkan lutut ke perut atas. Sejak hari 1 berhubungan dgn suami hingga saat ini, urin pagi saya berbau seperti telur namun tidak berdarah atau nanah. Saya dan suami berbeda daerah sehingga kami bertemu hanya bbrp hr dlm 1 bln. Mohon informasinya...apakah saya terkena infeksi saluran kemih atau penyakit lain? Dan tindakan apa yg hrs saya lakukan. Trims

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Infeksi saluran kencing (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. ISK lebih mudah terjadi pada wanita karena wanita daripada pria. Secara umum, penyakit ini tidak menular.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  1. ISK atas:  gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.

  2. ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Namun, infeksi saluran kemih juga dapat timbul tanpa gejala dan baru terdeteksi dari hasil urinalisis. Hasil ini pun tergantung cara penampungan sampel urin. Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih, dapat dilakukan pemeriksaan kultur urin. 

Tindakan yang dapat dilakukan pertama kali adalah meningkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari dan tidak menahan BAK. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Jangan pernah menahan kencing, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK.

Apabila setelah melakukan saran di atas Anda masih memiliki keluhan nyeri ketika BAK tersebut, maka kami sarankan untuk berkonsultasi langsung kembali ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut, beberapa kondisi mebutuhkan antibiotik untuk mengatasi infeksi saluran kemih.

Berikut kami lampirkan artikel mengenai infeksi saluran kemih:

Wanita Lebih Gampang Kena Infeksi Saluran Kemih

5 Cara Menjaga Kebersihan Vagina yang Tepat

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. 

Salam,  

0 Komentar

Belum ada komentar