Sukses

Meningkatkan Berat Badan Anak
13 Oct 2015, 09:40 WIB
Wanita, 26 tahun.

Malam Dok... Saya mau tanya... anak saya sekarang usianya 15 bulan... susah makan & minum susu formula. menu makan pun sudah di gonta ganti. sampai sekarang masih mnm Asi. terakhir timbang 2 bulan yg lalu BB nya 7,5kg... yang mau saya tanyakan bagaimana caranya meningkatkan nafsu makan si kecil dan meningkatkan berat badan si kecil ? terima kasih

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Masalah anak susah makan memang membuat orangtua dan pengasuhnya cemas sampai kadang membuat frustasi. Masalah kesulitan anak makan ini sering membuat orangtua dan pengasuhnya marah kepada anak sehingga menyebabkan hubungan dalam keluarga menjadi tidak harmonis.  Penelitian di Singapura oleh Goh dan Jacob menerangkan bahwa picky eater dan segala perilaku kesulitan makan anak secara signifikan memberikan dampak negatif pada hubungan keluarga dan menimbulkan stres pada pengasuhnya.

Penelitian lain oleh Mascola menyebutkan dari 120 anak pada usia 2-11 tahun, sebesar 13%-22 % menunjukkan perilaku kesulitan makan, mulai dari tipe pemilih makanan, jenis makanan yang mau dimakan hanya sedikit, hanya mau makan makanan yang disiapkan khusus (bentuk makanan dibuat menarik, warna makanan dibuat menarik, dll), menolak makanan baru, sampai mengamuk ketika makan. 

Ketakutan orangtua akan hal ini disebabkan oleh kekhawatiran orangtua anaknya anak mengalami keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan sehingga kadang orangtua berekspektasi berlebihan mengenai porsi makan anak. Ukuran lambung seorang anak kurang lebih sekitar satu kepalan tangannya (Martin, 2002), sehingga kurang lebih itulah porsi makannya.

Menurut Ellyn Satter, MS RD LCSW BCD, seorang peneliti dan praktisi makan anak, secara umum dalam proses makan, anak dan orangtua(pengasuh) memiliki tanggungjawab masing-masing. Seperti yang telah diketahui sebelumnya, orangtua memiliki tanggungjawab untuk menyediakan makanan sehat untuk anak, sedangkan tanggungjawab anak adalah :

  • Menentukan apa dan seberapa banyak yang dia makan

  • Menentukan kapan harus makan yaitu ketika lapar dan berhenti ketika kenyang. Hal ini melatih kesadaran anak untuk makan secara sehat

Lalu apa yang sebenarnya, terjadi? Mengapa anak menjadi pemilih? Mengapa mereka sulit makan?

  1. Beberapa anak tidak suka mencoba hal baru karena memang sudah karakteristik anak itu sendiri tidak suka mencoba hal baru. Secara alamiah, anak akan mengikuti perilaku  makan orangtuanya. Jangan salahkan anak Anda ketika mereka menjadi pemilih dalam hal makan. Pikirkan ulang, apakah Anda juga demikian? Sebuah studi menemukan bahwa ibu yang menunjukkan (dengan ekspresi wajah, bahasa tubuh atau kata-kata) bahwa mereka tidak ingin mencoba makanan baru, memiliki anak yang juga cenderung untuk menolak makanan baru (Carruth & Skinner, 2000)

  2. Beberapa anak sensitif terhadap bentuk, bau, dan tekstur makanan. Penelitian lain menemukan bahwa preferensi makanan orang tua terkait dengan preferensi makanan anak-anak mereka (Borah-Giddens & Falciglia, 1993). Kita sebagai orangtua cenderung untuk menyiapkan makanan yang kita nikmati, sehingga anak-anak kita lebih akrab dengan makanan yang terbiasa dimakan orangtuanya dibanding makanan lain.

  3. Beberapa anak terlihat sulit untuk makan karena sebenarnya mereka ingin makan sendiri

  4. Beberapa anak sangat aktif sehingga sulit untuk diam dan duduk beberapa saat untuk makan

  5. Beberapa anak memiliki gangguan pada pencernaan

Beberapa tips berikut dapat dilakukan untuk menyiasati kesulitan anak Anda makan.

  1. Untuk anak yang tidak suka mencoba hal baru

  • Berikan makanan baru di piring yang sama dengan makanan yang biasa anak Anda makan. Biarka dia menjilat, mencoba rasa dan tekstur, serta mencium bau makanan baru

  • Secara rutin, namun tidak memaksa, tawarkan makanan baru kepada anak Anda. Menurut penelitian, seorang Anak akan mencoba memakan makanan baru setelah 10-15 kali ditawari makanan tersebut

  • Jangan membuat makanan cepat saji sesuai dengan yang anak Anda minta. Namun, pastikan setiap waktu makannya, ada makanan yang sudah dia kenal sebelumnya

  • Libatkan anak Anda dalam menyiapkan makanan. Memegang dan mencium makanan saat menyiapkan makanan akan membuat anak terbiasa dengan makanan tersebut sebelum akhirnya memakan makanan tersebut

  • Untuk para orangtua disarankan untuk mencoba juga makanan sehat baru yang Anda inginkan untuk anak Anda makan. Sehingga menciptakan suasana kebiasaan baru dalam keluarga

2. Untuk anak Anda yang sensitif terhadap bau, tekstur, dan rasa makanan

  • Secara rutin, namun tidak memaksa, tawarkan makanan baru kepada anak Anda. Menurut penelitian, seorang Anak akan mencoba memakan makanan baru setelah 10-15 kali ditawari makanan tersebut

  • Sediakan makanan sehat baru di piring yang sama dengan makanan yang sudah anak Anda kenal sebelumnya

  • Coba caritahu kesensitifan anak Anda, misal apabila anak Anda tidak suka makan lunak, maka berikan nasi bukan bubur.

  • Cobalah berkonsultasi ke dokter mengenai kesensitifan anak Anda

3. Untuk anak Anda yang terlihat sulit makan, namun sebenarnya ingin makan sendiri

  • Berikan makanan yang anak Anda bisa pegang sendiri (finger foods)

  • Berikan anak Anda kendali atas sendok, biarkan anak merasa memiliki wewenang atas apa yang mau ia makan, seberapa banyak dia ingin makan, mengatur letak makanan yang ada di dalam piring.

  • Anda boleh membantu menyuapi anak selagi anak makan sendiri, namun jangan memaksa

4. Untuk anak Anda yang sangat aktif

  • Buat waktu makan yang singkat sekitar 10 menit sehingga ia tidak bosan. Pastikan makanan sudah siap disajikan sebelum anak Anda duduk di meja makan.

  • Letakkan makanan sehat di dalam mangkuk yang letaknya dapat dijangkau oleh anak Anda, sehingga kapanpun ia merasa lapar, dapat segera megambilnya\

5. Untuk anak Anda yang memiliki masalah pencernaan

  • Diskusikan masalah pemberian makan ini lebih lanjut dengan dokter Anda

Selain itu, cara yang dapat ditempuh untuk menaikkan berat badan anak Anda adalah dengan memberikan makanan tinggi kalori yang sehat. Berikut adalah daftar makanan tinggi kalori yang sehat yang dapat diberikan kepada anak Anda:

  • Susu: Susu, keju, yogurt, es krim, krim sup, puding

  • Protein: Telur, selai kacang, sup kacang, kacang-kacangan

  • Karbohidrat: Roti, makaroni dan keju, pasta, roti, pancake, kentang tumbuk, sereal 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar