Sukses

Teratozoospermia

15 Oct 2015, 15:12 WIB
Wanita, 30 tahun.

Selamat siang dok,, aku wanita yg sudah menikah. Tanggal 15 bln oktber ini usia pernikahanku menginjak 2 tahun. Aku umur 30 tahun dan suamiku berumur 26 tahun. Mungkin usia perkawinan kami masih baru, tapi mengingat usiaku yang sudah kepala 3, makin membuatku kuatir dan ingin cepat2 punya momongan. Tahun pertama usian pernikahan kami, kaminsempat ke lab memeriksakan kesehatan kami. Kata dokter yang menjelaskan hasil lab yg kami dpatkan, bahwa aku normal. Tidak ad keluhan apapun. Dan ketika melihat hasil lab suamiku, ternyata beliau menderita Teratozoospermae (klo gak slh tulisannya gitu dok). Dokter kandungan yang memeriksa kami, tidak menjelaskan secara rinci penyakit suamiku. Jadi kami bingung,, ini sebenarnya penyakit apa. Aku gak puas pastinya dok,, sebelum tidur pas suami sudah lelap tidurnya.. aku iseng2 cari kosakata itu di internet... betapa sedihnya aku dok mengetahui ternyata seperti ini kah yg di alami suamiku :'( Aku bingung mo gimana.. apalgi disitu tertulis kalo penyakit ini susah untuk di sembuhkan,, inseminasi ato bayi tabung sekalipun kayakny belum tentu bisa berhasil untuk punya keturunan. yang saya mau tanyakan dok.., apa suamiku bisa sembuh? Obat apa yg harus diminum, aku sangat putus asa,, oh yah dok... suamiku punya kaka perempuan,, udah menikah dari tahun 2011,,tapi smpai skrg blm memiliki baby jg :'( Maaf dok klo aku curhat..sekian

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com, 

Teratozoospermia adalah terminologi yang menyatakan bahwa adanya gangguan infertilitas atau kesuburan akibat dari abnormallitas bentuk sperma karena bentuk sperma yang abnormal tidak dapat membuahi sel telur karena fungsinya yang tidak sempurna.

Kondisi gangguan kesuburan pada pria lebih banyak faktor penyebabnya dibandingkan dengan wanita. Permasalahannya adalah terapi medis untuk teratozoospermia sebagian besar tidak berhasil dengan baik karena terlalu banyak faktor eksternal. Belum ada sampai saat ini terapi yang cukup efektif guna memperbaiki bentuk sperma atau meningkatkan jumlah sperma dengan morfologi normal.

Bagi mereka dengan kondisi teratozoospermia terutama yang parah, maka pada umumnya pasangan dianjurkan untuk melalukan ICSI (Intra Cytoplasmic Sperm Injection) dimana metode ini akan mempertemukan 1 sel telur dan 1 sel sperma untuk menjadi embrio. Embrio yang sudah terbentuk dapat dimasukkan ke dalam rahim sehingga terjadilah kehamilan. Metode ini sudah terbukti cukup efektif untuk terapi infertilisasi karena gangguan dari spermatozoa.

Untuk mendapatkan pemeriksaan sehingga dapat menentukan apa penyebab teratozoospermia pada suami Anda serta menentukan penanganan yang tepat, maka kami sarankan agar Anda mencari dokter spesialis Andrologi untuk berkonsultasi lebih lanjut. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar