Sukses

Gejala PCOS dan Solusinya

07 Oct 2015, 10:49 WIB
Wanita, 0 tahun.

dok, saya laras. saya mau tanya dok, saya punya masalah haid. semenjak smp sampai skrg saya haid gak permah teratur dok dan kalau keluar haid nya cuman sedikit2 aja, bahkan hanya flek coklat. saya sudah minum beberapa obat dan hasilnya tetap sama. apa mungkin saya PCOS? soalnya saya slrg gendut dok. saya pernah ke doket Rs bunda juga katanya telur2 saya terlalu kecil jadi gak bisa pecah dok. kalau memang benar itu PCOS, saya harus apa yah dok? dan bisa punya anak gak nanti nya? terima kasih dok.

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sindroma ovarium polikistik atau lebih dikenal dengan Policystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah kelainan di indung telur wanita akibat ketidakseimbangan hormon. Sindroma ovarium polikistik dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi dan menyebabkan gangguan kesuburan. Gejalanya antara lain adalah mentruasi tidak teratur (menjadi jarang atau berdarah banyak), gangguan kesuburan, gangguan pematangan sel telur sehingga telur yang ada berukuran kecil, gangguan metabolisme lemak, peningkatan berat badan dan jaringan lemak pada tubuh bagian atas, timbul jerawat pada muka atau badan,  pertumbuhan rambut-rambut halus yang berlebihan di wajah dan badan.

Gejala utama dari penderita PCOS yaitu adanya gangguan pada siklus menstruasi dan adanya peningkatan kadar hormon pria (androgen), seperti berjerawat, pertumbuhan rambut yang berlebih di seluruh tubuh (hirsutism), dll. Namun, beberapa wanita mungkin tidak merasakan adanya gejala-gejala PCOS selain mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan (infertilitas). Infertilitas pada penderita PCOS terjadi karena indung telurnya tidak mampu melepaskan sel telur setiap bulannya.

Disamping mengalami peningkatan kadar hormon pria, PCOS juga dapat menyebabkan terjadinya resistensi insulin perifer dan hiperinsulinemia (tingginya kadar insulin dalam tubuh) akibatnya penderita PCOS cenderung akan mengalami gangguan dalam pengaturan metabolisme lemak (lipid) dan  pengaturan kadar gula darah (kadar gula darah menjadi tinggi dalam tubuh seperti yang terjadi pada penderita gula darah), sehingga mereka menjadi obesitas.

PCOS mepengaruhi infertilitas (gangguan kesuburan ) dikarenakan menyebabkan wanita menghasilkan sikus anovulatoar (tidak mengandung sel telur) akibat dari ketidakseimbangan hormonal. 

Untuk mengatasi masalah gangguan kesuburan, diperlukan terapi hormonal lainnya (seperti obat kontrasepsi oral), metformin, obat penyubur (clomiphene) yang dapat diberikan oleh dokter. Selain itu dapat juga dilakukan terapi Laparoscopic ovarian drilling (LOD) yaitu operasi sederhana yang menggunakan laser/panas untuk menghancurkan jaringan ovarium yang memproduksi androgen, seperti testosteron. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,                  

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar