Sukses

Demam, Ngilu Dan Kram Pada Kaki

09 Oct 2015, 09:58 WIB
Wanita, 15 tahun.

dok, akhir akhir ini saya sering mengalami keram dan ngilu tulang pada bagian kaki kiri. tulang kaki kiri saya sering dingin dok, seperti di rendam air es . sakit ini sudah 3 bulanan, tetapi baru 2 minggu ini penyakit saya makin parah. saya gabisa tidur, biasanya saya baru bisa tidur jam 2.30 pagi. penyakit saya juga disertai demam tapi tidak tinggi, dan mual. kenapa ya dok? kira kira nama penyakit saya apa? apa yang harus saya lakukan untuk mengobati rasa sakit saya? (rasya 15 tahun, berat:58 kg tinggi : 158 cm ) terimakasih

dr. Irma Rismayanty

Dijawab Oleh:

dr. Irma Rismayanty

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Berdasarkan informasi yang anda sampaikan, anda mengalami keluhan seperti demam, ngilu dan keram pada bagian kaki. keluhan tersebut dirasa sejak 3 bulanan dan memberat 2 minggu terakhir. Berdasarkan keluhan anda bisa saja anda menderita infeksi viral/bakterial/kombinasi. Ciri khas dari sebuah infeksi biasanya akan timbul keluhan demam disertai gejala lain. Keluhan kram pada kaki dan ngilu bisa saja karena arthritis persendian, namun hal ini harus dibuktikan apakah tipe yang rhematoid artritis, artritis gout, osteoarthritis,SLE dan lain sebagainya. Sebaiknya anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam karena untuk menegakan diagnosa seorang dokter butuh melakukan wawancara langsung, pemeriksaan fisik dan juga pemeriksaan penunjang. 

Yang dapat anda lakukan saat ini berdasarkan Prof. Dr. dr. Askandar Tjokroprawiro, SpPD, K-EMD memberikan pedoman yang ia sebut sebagai “Sepuluh Petunjuk Pola Hidup Sehat”.Beliau menyingkat pedoman ini menjadi GULOH SISAR dengan harapan mudah diingat oleh setiap orang. GULOH SISAR ini mencakup:

  1. Gula: kurangi konsumsi gula dalam asupan sehari-hari, khusus bagi penderita kencing manis pantangi gula.

  2. Urat: untuk mengontrol kadar asam urat, batasilah asupan jeroan, alkohol, ikan sarden, burung dara, unggas lainnya, kaldu, emping dan tape.

  3. Lemak : untuk mengontrol asupan lemak, batasilah telur, keju, kepiting, udang, kerang, cumi, susu dan santan.

  4. Obesitas: hindarilah terjadinya peningkatan berat badan berlebih, usahakan berat badan ada di kadar ideal dan jangan sampai terjadi obesitas (Indeks Massa Tubuh >25). Indeks Massa Tubuh dapat dihitung dengan rumus berat badan dibagi tinggi badan dalam meter yang dikuadratkan (kg/m2). Lingkar pinggang juga sebaiknya dijaga supaya risiko penyakit metabolik tidak menigkat. Untuk perempuan sebaiknya di bawah 80 cm, sedangkan untuk laki-lai di bawah 90 cm.

  5. Hipertensi: kontrol tekanan darah, hindari terjadinya tekanan darah tinggi, dan bagi penderita tekanan darah tinggi batasilah asupan garam, ikan asin, dan asinan.

  6. Rokok: hindarilah paparan terhadap asap rokok dan apabila Anda perokok, segera stop merokok.

  7. Inaktivitas: hindari terjadinya inaktivitas, rutinkan olahraga setiap hari. Usahakan setiap hari jalan kakiminimal 3 km.

  8. Streskontrol kadar stres Anda. Usahakan tidur minimal 6 jam sehari.

  9. Alkohol: hindari minum alkohol.

  10. Regular Check Up: biasakan kontrol fungsi tubuh secara teratur dengan melakukan cek kesehatan dan konsultasi tenaga kesehatan secara rutin, terutama apabila Anda suadah berumur di atas 40 tahun. Biasakan kontrol kesehatan setiap 12 bulan sekali.

Selain sepuluh pedoman di atas, beliau juga menganjurkan meningkatkan asupan yang kaya antioksidan sehingga dapat memerangi efek radikal bebas dalam tubuh. Jenis makanan tersebut di antaranya, adalah:

  1. Buncis. Jangan lagi singkirkan warna hijau dari piring Anda, dan mulai konsumsilah buncis.
  2. Bawang putih. Bumbu masakan yang baunya khas ini sangat berguna bagi kesehatan dan juga dapat meningkatkan imunitas tubuh.
  3. Teh hijau. Minuman yang populer di negeri Sakura ini memiliki kadar antioksidan yang tinggi dan paling baik dikonsumsi tanpa gula tentunya.
  4. Merica. Selain mengandung antioksidan yang tinggi, merica juga mengandung mineral tinggi seperti zat besi.
  5. Tomat. Dengan kandungan vitamin C dan vitamin A yang tinggi, tomat menjadi salah satu pilihan makanan paling sehat.
  6. Kacang-kacangan. Kita dianjurkan mengkonsumsi kacang-kacangan sebanyak 1 mangkok per hari. Akan tetapi, hindarilah kacang-kacangan yang digoreng dan pilihlah kacang yang dipanggang atau direbus.
  7. Wortel. Meskipun tidak terbukti mengurangi mata minus, akan tetapi mengkonsumsi vitamin A tinggi yang terdapat pada wortel akan membantu menjaga kesehatan kita.
  8. Pepaya. Buah ini merupakan sumber serat dan nutrisi yang baik, yaitu vitamin A, vitamin C dan folat.
  9. Jeruk. Sebagai sumber vitamin C tinggi, jeruk sebaiknya menjadi bagian dari asupan makanan kita sehari-hari.
  10. Kurma. Buah ini terkenal saat bulan Ramadhan, tetapi sebenarnya juga baik dikonsumsi sehari-hari.
  11. Apel. Buah yang tinggi vitamin A ini sebenarnya paling baik dikonsumsi dengan kulitnya.
  12. Brokoli. Sayuran hijau ini selain tinggi anti oksidan juga tinggi kadar kalsiumnya.
  13. Kubis. Sayuran ini merupakan sumber serat yang tinggi dan juga tinggi beta karoten.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar