Sukses

Cara Membaca Hasil Laboratorium HSV

07 Oct 2015, 12:31 WIB
Pria, 37 tahun.

Dok.. Beberapa hari yang lalu pasangan saya konsultasi mengenai persoalan sekitar alat kelamin dan ada test darah juga. Hasil test darah berikut ini : HSV I IgG 5.30 (reaktif) HSV I IgM 0.40 (negatif) HSV II IgG 0.20 (negatif) HSV II IgM 0.30 (negatif) Kami belum kembali ke dokter yg bersangkutan untuk konsultasi karena terkendala waktu yg belum sempat. Apakah arti dari angka2 diatas dok?? Terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.           

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Pemeriksaan Anti-HSV1 IgG dan Anti-HSV2 IgG dilakukan untuk mendeteksi adanya infeksi HSV1 dan HSV2 pada masa lampau (sudah terjadi). Hasil pemeriksaan Anda menunjukkan hasil positif pada HSV 1, yang artinya pada masa lampau Anda sudah terinfeksi virus HSV tipe 1 serta saat ini di dalam tubuh Anda sudah memiliki antibodi terhadap virus tersebut. IgM menunjukkan adanya infeksi baru. Biasanya baru terdeteksi pada hari ke 7-10 setelah terinfeksi. Anda dapat mengulang kembali hasil IgM jika diyakini gejala mengarah ke infeksi herpes, bisa jadi pemeriksaan sebelumnya menunjukan hasil negatif palsu atau positif palsu.

Herpes merupakan suatu penyakit yang termasuk dalam infeksi menular seksual. Herpes simpleks dapat ditularkan melalui cairan orang yang terinfeksi yaitu melalui vaginal seks, oral seks, maupun anal seks. Penyakit ini tidak mengancam nyawa pada orang dewasa namun sering kumat, timbul pada tempat yang sama dan biasanya lebih ringan dari gejala infeksi pertama. 

Sebagian besar orang yang terinfeksi HSV tidak mengeluhkan adanya gejala atau hanya gejala ringan oleh sebab itu terkadang mereka tidak menyadari bahwa mereka sedang terinfeksi HSV. Biasanya mereka baru mengeluhkan gejala ketika sudah timbul luka, bintil-bintil ataupun nyeri di kemaluan dan ketika saat itu biasanya disertai gejala seperti flu, demam, nyeri otot.

Infeksi virus herpes simpleks (HSV) tipe I lebih sering mengenai bagian mulut sedangkan infeksi HSV tipe II adalah infeksi virus yang umumnya dapat terlihat pada kemaluan seseorang, dan ditularkan melalui hubungan intim atau seksual. Setelah infeksi primer, HSV akan menjadi laten (menetap) di sel saraf dan apabila kondisi Anda sedang drop atau kekebalan tubuh menurun, maka HSV dapat kambuh kembali. Dan hingga saat ini belum ada terapi yang dapat memberikan kesembuhan total terhadap infeksi virus herpes simpleks. Akan tetapi pemberian obat antivirus dapat membantu memendekkan durasi penyakit dan memperpanjang interval kekambuhan.

Yang terpenting adalah menjaga kekebalan tubuh dengan asupan nutrisi cukup, istirahat cukup, dan berolahraga secara teratur.Mengingat virus ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual, maka sebaiknya pasangan Anda juga menjalani pemeriksaan yang sama, karena keduanya harus diobati jika terbukti positif menderita HSV. Jika infeksi virus sudah tidak aktif tidak akan menular ke orang lain, akan tetapi kami sarankan agar Anda setia melakukan hubungan seksual pada satu pasangan, menggunakan kondom lateks secara konsisten dan benar ketika berhubungan untuk mengurangi risiko penularan herpes, jika gejala herpes muncul kembali segera hentikan aktifitas seksual.

Kami sarankan Anda memeriksakan diri kembali ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan mengetahui penyebab pasti nyeri pada kemaluan apakah disebabkan infeksi lainnya.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,                  

 

    1 Komentar