Sukses

Ingin Cepat Hamil

04 Oct 2015, 12:43 WIB
Wanita, 30 tahun.

saya sudah menikah 1th lebih dan belum hamil. saya juga sudah 2bulan ke dokter kandungan dan menjalani program hamil tapi belum ada tanda kehamilan. Pada check pertama saya di USG dan diberikan obat profertil dan vit. E dan belum berhasil, check ke 2 saya sma di USG dan diberikan obat yang sama. Apa saya harus melanjutkan check di dokter yang sama atau saya harus pindah dokter ya dok? Apa memang begitu tahapan tahapan progream kehamilan ?? atau ada obat yang lain selain itu?

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter 

 
Yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Selain itu, perlu juga diperhatikan:
 
hentikan segala bentuk kegiatan yang kurang baik seperti merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol.
sebisa mungkin hindari konsumsi obat-obatan, terutama yang dijual bebas
ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim sebanyak 2-3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)
menurut the Center for Disease Control (CDC), perempuan yang merencanakan kehamilan dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio
 
Apabila setelah satu tahun melakukan hubungan intim secara teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi kehamilan belum juga terjadi, perlu dicari penyebab yang mendasari baik dari pihak Anda maupun pihak suami. Meskipun Anda pernah mendapatkan keturunan dari pernikahan sebelumnya, sebaiknya Anda tetap menjalani pemeriksaan anatomi organ reproduksi dan pemeriksaan faktor hormonal (apabila diperlukan). Untuk suami, dapat dilakukan pemeriksaan analisa sperma baik secara kualitas maupun kuantitas. Apabila ditemukan adanya kelainan agar dapat segera ditatalaksana sesuai penyebabnya. Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda dan suami segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk tatalaksana yang lebih optimal.

Demikian Informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar