Sukses

Sering Terlambat Haid
30 Sep 2015, 12:00 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok saya mau tanya, kenapa 2bulan terakhir ini saya sering telat haid? Telatnya tuh hampir 1 bulan dok, bulan ini pun telat hampir 1 bulan lagi nanti tgl 5okt genap 1bulan telat(kalo msih belum datang bulan), padahal sebelumnya haid saya lancar saja ato telat pun paling lama 2 minggu tdak smpai 1bulan..dan sekitaran 2minggu ini miss v saya kluar flek" coklat terus , flek coklat seperti orang sudah mau beres haid, tapi padahal kan saya belum datang bulan, kadang dikit kadang agak banyak flek coklatnya dok.. itu kenapa ya dok? Bahayakah dok? Mohon penjelasannya ya dok, terima kasih.. saya belum menikah dok..

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari. 

Terlambat haid tidak melulu diartikan telah terjadinya kehamilan. Haid yang tidak teratur biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal. Gangguan hormon sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. Pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi hormonal pada awal terjadinya menstruasi pertama dan menjelang terjadinya menopause, sehingga timbul gangguan keseimbaangan hormon dalam tubuh. Disamping itu, haid yang tidak teratur dapat juga terjadi pada :

  •  Gangguan indung telur, misal : Sindrome Polikistik Ovarium (PCOS)

  •  Stress dan depresi

  •  Sakit kronik

  •  Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)

  •  Penurunan berat badan berlebihan

  •  Olahraga berlebihan, misal atlit

  •  Adanya tumor yang melepaskan estrogen

  •  Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi

  •  Penggunaan obat-obatan tertentu, dsb

Pengobatan yang diberikan akan disesuaikan dengan penyebabnya.

Tanda tanda kehamilan pada seorang wanita mencakup terlambat menstruasi, payudara membesar, diikuti oleh gejala mudah capai, sering berkemih, mual-muntah, peka terhadap aroma, dan sebagainya. Namun, tanda dan gejala tersebut tidak akurat sehingga diperlukan pemeriksaan tes kehamilan untuk memastikan apakah seseorang hamil.

Prinsip pemeriksaan tes kehamilan adalah mengukur kadar hormon hCG (human Chorionic Gonadotropin) yang meningkat pada saat kehamilan. Ada 2 macam cara untuk mengukur hormon hCG tersebut yaitu melalui tes urin  (test pack) dan tes darah.

Test Pack adalah suatu alat untuk mendeteksi kehamilan berdasarkan hormon B-HCG yang dihasilkan ketika seorang wanita hamil. B-HCG akan terdeteksi pada 8 hari setelah konsepsi (pembuahan sel telur oleh sel sperma) atau sekitar 1 minggu sebelum periode menstruasi berikutnya. Namun B-HCG saat ini (8 hari pasca konsepsi) hanya terdeteksi pada 5% wanita. Kebanyakan wanita akan positif pada hari ke 11-12 pasca pembuahan. 

Bila Ibu melakukan test  pack pada 7 hari pasca pembuahan atau 1 minggu sebelum menstruasi berikutnya, maka kemungkinan positif hanya 5% karena kadarnya kemungkinan masih 5 IU/L. Namun karena levelnya yang akan terus meningkat, maka Ibu dapat melakukan test pack kembali pada 11-12 hari post konsepsi. Semakin lama Ibu menunda melakukan test pack (contoh: ketika 1 bulan telat haid) maka akan semakin besar kemungkinan Ibu positif (bila Ibu memang hamil). 

Dalam kasus ibu, kemungkinan yang ada adalah apakah test pack belum memberikan nilai positif, apakah testpack memberikan hasil negatif palsu, maupun terdapat gangguan hormonal/ anatomis yang menyebabkan ibu belum menstruasi. Kami sarankan agar ibu memeriksakan kembali test pack tersebut, bila hasil masih negatif sementara haid belum juga datang maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar