Sukses

Menurunkan Hb Tinggi

28 Sep 2015, 11:20 WIB
Wanita, 18 tahun.

dok saya mau bertanya bagaimana cara yg tepat untuk menurunkan hb yg tinggi? karena saya sudah berobat ke dokter tpi disuruh donor,sedangkan jika donor akan ditolak karena hb tinggi,selain itu timbul gejala perubahan kulit di paha seperti luka bakar,mohon bantuannya dok

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com,

Sayang sekali Anda tidak menyebutkan kadar hemoglobin Anda. Darah terdiri atas sel darah dan cairan yang disebut dengan plasma darah. Kondisi yang Anda alami saat ini disebut dengan polisitemia. Polisitemia adalah peningkatan konsentrasi sel darah merah melebihi normal. Hal ini dapat disebabkan peningkatan dari jumlah sel darah merah sendiri atau pengurangan dari jumlah plasma.

Polisitemia bervariasi jenisnya. Ada yang merupakan suatu keadaan yang berhubungan dengan hipertensi, obesitas, stress, hipoksia (kurangnya kadar oksigen dalam sel), ataupun memang karena adanya mutasi gen pada pada sel tunas yang terdapat di sumsum tulang. Bila memang terdapat kelainan pada gen, maka disebut polisitemia vera. Sebaiknya pastikan terlebih dahulu jenis polisitemia yang Anda alami pada dokter yang menangani.

Penyebab dari polisitemia terbagi atas primer dan sekunder. Primer dalam hal ini adalah kondisi dimana sumsum tulang memproduksi terlalu banyak sel darah merah dan disebut dengan polisitemia vera akibat dari mutasi genetik. Kondisi ini jarang terjadi dan predileksi usia adalah usia separuh baya dan orang tua.

Polisitemia sekunder adalah kondisi dimana sumsum tulang memproduksi sel darah merah berlebih sebagai respon dari kurangnya kadar oksigen di dalam tubuh. Kekurangan oksigen dapat disebabkan oleh penyakit paru kronik seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), penyakit ginjal, sindroma cushing, hemangioblastoma, dan seseorang yang berada di ketinggian.

Satu lagi bentuk polisitemia yaitu polisitemia relatif  yang terjadi akibat beberapa hal, diantaranya adalah akibat minum alkohol terlalu banyak, obesitas, hipertensi, stress, dan dehidrasi (kekurangan cairan). Umumnya kondisi polisitemia ini hanya sementara dan dapat kembali normal asalkan penyebabnya diatasi.

Oleh karena penyebab terjadinya polisitemia ini bermacam-macam, maka tentunya penangananya juga akan berbeda tergantung penyebabnya. Harus ditentukan dulu penyebab mana yang mendasari polisitemia yang terjadi pada Anda.

Terapi yang dilakukan tergantung dari penyebab dasar dari polisitemia tersebut. Polisitemia sendiri diterapi dengan cara mengurangi atau mengeluarkan darah dari dalam tubuh sampai dengan jumlah hematokrit berada di dalam batas normal. Apabila penyebab polisitemia tidak diketahui, maka yang diperlukan adalah monitor teratur.PV dapat meningkatkan risiko terjadinya trombosis (sumbatan pada arteri atau vena di dalam darah oleh bekuan darah/trombus).

Penanganan dari PV memang tidak spesifik. Pengobatan utama ditujukan untuk mencegah kejadian trombotik. Selain itu, juga ditujukan mengurangi rasa gatal. Phlebotomi adalah terapi utama pada PV. Sedangkan terapi lainnya dapat diberi obat-obatan yang mengandung hidroksiurea dan berfungsi mielosupresif / untuk menekan produksi sel darah di sumsum tulang (obat yang juga diberikan pada kanker darah).

Oleh karena itu kami sarankan anda mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam untuk mengetahui penyebab dari polisitemia pada diri anda, dan dokter dapat menentukan penanganan yang paling sesuai bagi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam.

1 Komentar