Sukses

Efek Kondom

22 Sep 2015, 20:01 WIB
Wanita, 21 tahun.

Siang dokter Saya ingin bertanya Bahayakah penggunaan kondom yg berkelanjutan bagi rahim bagi seorang yg belum pernah melahirkan

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.com

Proses perangsangan pada wanita saat berhubungan seksual akan memicu pengeluaran cairan vagina yang akan melumasi liang vagina, sehingga penis dapat masuk dengan mudah ke dalam liang vagina tanpa menimbulkan rasa sakit. Jika produksi cairan vagina ini belum cukup maka masuknya penis ke dalam liang vagina akan menimbulkan rasa sakit karena gesekan yang terjadi. Pada beberapa orang penggunaan kondom memang akan menurunkan sensasi/perangsangan yang dirasakan saat berhubungan seksual, sehingga cairan vagina yang dihasilkan pun menjadi lebih sedikit. Karena itu sangat wajar jika istri anda merasa sakit saat pertama kali kondom masuk ke dalam vaginanya karena produksi cairan vagina masih kurang banyak. 

Penambahan lubrikan/pelumas ini memang dapat membantu untuk melumasi vagina wanita sehingga kedua pasangan dapat melakukan hubungan seksual dengan lebih nyaman. Penambahan pelumas akan mengurangi gesekan yang terjadi dan hal ini akan mengurangi rasa perih pada vagina istri anda. Namun hati-hati dalam memliki jenis pelumas, hindari penggunaan minyak, vaseline, lotion atau benda-benda lain untuk melicinkan kondom karena benda-benda tersebut dapat menyebabkan kondom mudah rusak dan menjadi tidak efektif. Pilihlah pelumas/lubrikan yang khusus digunakan untuk kondom (yang aman untuk bahan lateks). Selain itu, perlu diperhatikan bahwa penggunaan bahan pelumas pada beberapa wanita dapat menimbulkan alergi atau iritasi. Jika hal tersebut terjadi pada istri anda, hentikanlah penggunaan pelumas. Gunakanlah alat kontrasepsi yang lain jika anda tetap merasa tidak nyaman untuk menggunakan kondom tanpa pelumas. Beberapa jenis metode kontrasepsi lain yang dapat anda pilih antara lain adalah dengan pantang berkala, dengan IUD (alat kontrasepsi dalam rahim), dengan pil KB, suntik KB, dll. Konsultasikanlah pemilihan metode kontrasepsi ini dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan anda. 

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai berbagai jenis alat kontrasepsi anda dapat membaca artikel-artikel Kami yang berjudul Kontrasepsi.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga membantu.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar