Sukses

Terlambat Menstruasi, Hamil?
22 Sep 2015, 09:43 WIB
Wanita, 27 tahun.

Asslmkm. Dok saya mw tanya ttg perhitungan hamil/tdk.. Sya kn terakhir haid tgl 27 agustus (slma 1 minggu) lalu sampe skr belum haid (17 september) pdahl biasax masa siklus haid saya teratur tiap bulnx, ap perhitungan ni sdh masuk kategori hamil?? Cz waktu saya test pack hsilx + Mohon penjelasan n saranx...

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, dengan lama keluarnya darah haid berlangsung selama 2-8 hari. Bila ibu menyebutkan bahwa sebelumnya haid ibu selalu teratur, maka bila haid terakhir dimulai pada tanggal 27 Agustus, kemungkinan haid berikutnya akan jatuh pada tanggal yang sama atau biasanya lebih maju 1 hingga 2 hari.

 Haid yang tidak teratur biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal. Gangguan hormon sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. Pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi hormonal pada awal terjadinya menstruasi pertama dan menjelang terjadinya menopause, sehingga timbul gangguan keseimbaangan hormon dalam tubuh. Disamping itu, haid yang tidak teratur dapat juga terjadi pada :

  •  Gangguan indung telur, misal : Sindrome Polikistik Ovarium (PCOS)

  •  Stress dan depresi

  •  Sakit kronik

  •  Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)

  •  Penurunan berat badan berlebihan

  •  Olahraga berlebihan, misal atlit

  •  Adanya tumor yang melepaskan estrogen

  •  Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi

  •  Penggunaan obat-obatan tertentu, dsb

Pengobatan yang diberikan akan disesuaikan dengan penyebabnya.

Bila ibu dan suami teratur berhubungan seksual, dan kemungkinan terakhir berhubungan seksual saat masa subur, maka mungkin saja telah terjadi kehamilan oleh sebab itu hasil test pack menunjukkan hasil positif.

Tanda tanda kehamilan pada seorang wanita mencakup terlambat menstruasi, payudara membesar, diikuti oleh gejala mudah capai, sering berkemih, mual-muntah, peka terhadap aroma, dan sebagainya. Namun, tanda dan gejala tersebut tidak akurat sehingga diperlukan pemeriksaan tes kehamilan untuk memastikan apakah seseorang hamil.

Prinsip pemeriksaan tes kehamilan adalah mengukur kadar hormon hCG (human Chorionic Gonadotropin) yang meningkat pada saat kehamilan. Ada 2 macam cara untuk mengukur hormon hCG tersebut yaitu melalui tes urin  (test pack) dan tes darah.

Test Pack adalah suatu alat untuk mendeteksi kehamilan berdasarkan hormon B-HCG yang dihasilkan ketika seorang wanita hamil. B-HCG akan terdeteksi pada 8 hari setelah konsepsi (pembuahan sel telur oleh sel sperma) atau sekitar 1 minggu sebelum periode menstruasi berikutnya. Namun B-HCG saat ini (8 hari pasca konsepsi) hanya terdeteksi pada 5% wanita. Kebanyakan wanita akan positif pada hari ke 11-12 pasca pembuahan. 

Bila Ibu melakukan test  pack pada 7 hari pasca pembuahan atau 1 minggu sebelum menstruasi berikutnya, maka kemungkinan positif hanya 5% karena kadarnya kemungkinan masih 5 IU/L. Namun karena levelnya yang akan terus meningkat, maka Ibu dapat melakukan test pack kembali pada 11-12 hari post konsepsi. Semakin lama Ibu menunda melakukan test pack (contoh: ketika 1 bulan telat haid) maka akan semakin besar kemungkinan Ibu positif (bila Ibu memang hamil). 

Saya sarankan agar ibu memeriksa test pack kembali, dan bila memang hasilnya positif lagi ditambah beberapa gejala kehamilan lain, maka kemungkinan besar Anda memang hamil. Selanjutnya periksakanlah diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar beliau memastikan kondisi kehamilan ibu berlangsung normal dan baik.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar