Sukses

Sel Telur Kecil, Dapatkah Hamil?
18 Sep 2015, 14:25 WIB
Wanita, 27 tahun.

Pagi dokter.. saya wanita yg telah menikah 1 tahun 4 bulan.. saat ini saya dan suami sangat mendambakan kehadiran buah hati.. saya sudah beberapa kali konsultasi dengan dokter.. dan bulan lalu dokter berkata semua organ alhamdulillah baik tidak ada kista dll.. hanya sel telur saya kecil.. apakah saya bisa segera hamil.? saya mohon penjelasannya dokter karena saya masih belum paham..

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan.

Sel Telur Kecil, Dapatkah Hamil? Keluhan Anda saat ini adalah sel telur kecil hal tersebut dapat mengarah kepada sindroma ovarium polikistik atau lebih dikenal dengan Policystic Ovary Syndrome (PCOS) yaitu kelainan di indung telur wanita akibat ketidakseimbangan hormon. Sindroma ovarium polikistik dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi dan menyebabkan gangguan kesuburan. Gejalanya antara lain adalah mentruasi tidak teratur (menjadi jarang atau berdarah banyak), gangguan kesuburan, gangguan pematangan sel telur sehingga telur yang ada berukuran kecil, gangguan metabolisme lemak, peningkatan berat badan dan jaringan lemak pada tubuh bagian atas, timbul jerawat pada muka atau badan,  pertumbuhan rambut-rambut halus yang berlebihan di wajah dan badan.

Berikut ini akan kami paparkan gejala utama penderita PCOS.

Silakan klik next untuk melanjutkan.

Sel Telur Kecil, Dapatkah Hamil?

Gejala utama dari penderita PCOS yaitu adanya gangguan pada siklus menstruasi dan adanya peningkatan kadar hormon pria (androgen), seperti berjerawat, pertumbuhan rambut yang berlebih di seluruh tubuh (hirsutism), dll. Namun, beberapa wanita mungkin tidak merasakan adanya gejala-gejala PCOS selain mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan (infertilitas). Infertilitas pada penderita PCOS terjadi karena indung telurnya tidak mampu melepaskan sel telur setiap bulannya. 

Disamping mengalami peningkatan kadar hormon pria, PCOS juga dapat menyebabkan terjadinya resistensi insulin perifer dan hiperinsulinemia (tingginya kadar insulin dalam tubuh) akibatnya penderita PCOS cenderung akan mengalami gangguan dalam pengaturan metabolisme lemak (lipid) dan  pengaturan kadar gula darah (kadar gula darah menjadi tinggi dalam tubuh seperti yang terjadi pada penderita gula darah), sehingga mereka menjadi obesitas.

PCOS memang dapat mempengaruhi infertilitas (gangguan kesuburan ) dikarenakan dapat menyebabkan wanita menghasilkan sikus anovulatoar (tidak mengandung sel telur) akibat dari ketidakseimbangan hormonal. 

Untuk mengatasi masalah gangguan kesuburan, diperlukan terapi hormonal lainnya (seperti obat kontrasepsi oral), metformin, obat penyubur (clomiphene) yang dapat diberikan oleh dokter. Selain itu dapat juga dilakukan terapi Laparoscopic ovarian drilling (LOD) yaitu operasi sederhana yang menggunakan laser/panas untuk menghancurkan jaringan ovarium yang memproduksi androgen, seperti testosteron. 

Saran kami Anda konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh kembali sehingga mendapatkan penanganan yang optimal.  

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. 

Salam sehat, 

0 Komentar

Belum ada komentar