Sukses

Ibu Hamil Dan Rebonding

16 Sep 2015, 09:52 WIB
Wanita, 20 tahun.

Salam dok. Saya ingin bertanya. Pda umumnya orang hamil harus lebih waspada dengan kosmetik yg di gunakan, karna takut adanya kandungan zat kimia berbahaya. Apakah zat kimia pada kosmetik yg di gunakan juga berdampak pada janin dalam kandungan ?? Dan bagaimana dgn ibu hamil yg melakukan rebonding/pelurusan rambut yg biasa.nya memakai obat untuk pelurus rambut yg d biarkan meresap k kulit kepala, Apakah juga ada dampak negatif kepada sang janin dalam kandungan ?? Terimakasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Prinsip dari rebonding adalah memutuskan ikatan disulfida antar asam amino sistin pada keratin rambut.  Ikatan ini yang menyebabkan rambut bergelombang.  Untuk itu dibutuhkan bahan kimia yang dapat memutuskan ikatan disulfida yang sifatnya sangat kuat itu.

Sampai saat ini Kami belum pernah membaca hasil penelitian mengenai efek zat kimia yang digunakan untuk me-rebonding terhadap perkembangan janin.   Ada beberapa penelitian mengenai efek penggunaan cat rambut ketika hamil.  Uji hewan coba menunjukkan bahwa zat yang terkandung dalam pewarna rambut dapat menyebabkan kecacatan. Sementara, survey pada manusia menunjukkan hasil yang tidak konsisten, beberapa melaporkan adanya peningkatan risiko tumor otak pada bayi yang ibunya menggunakan cat rambut selama hamil, namun yang lain melaporkan tidak ada hubungan yang bermakna.

Jadi menurut Kami, dari analogi cat rambut tersebut, ada baiknya keinginan untuk me-rebonding ditunda dahulu selama hamil.  Kami tidak tahu bahan apa yang akan dipakai untuk proses ini karena produknya sangat beragam.  Namun tidak ada salahnya untuk berhati-hati bukan? Saat pengaplikasian obat ke rambut mungkin sekali ada yang menempel di kulit kepala dan terserap ke dalam pembuluh darah di kulit kepala.  Apalagi setahu Kami, setelah pengaplikasian obat, rambut kemudian di-steam sehingga pembuluh darah di kulit kepala akan melebar.  Jika bahan kimianya dapat menguap, maka dapat terhirup oleh ibu hamil.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar