Sukses

Hernia Pada Anak

21 Sep 2015, 09:06 WIB
Pria, 37 tahun.

Assalamu'alaikum Wr.wb Selamat Sore dok. Terus terang penyakit ini bukan saya yang mengalami. Tapi Keponakan saya. Anak dari kakak perempuan saya. Kakak saya posisi sekarang single parent, karena suaminya dah meninggal beberapa tahun yang lalu. Tadi padi, kakak, isti ama keponakan saya ke RSU Saiful Anwar Malang untuk cek. Oh ya dok, ponakan saya itu masih berusia +/ 3 tahun. Keluhan nya ada sakit pada daerah kemaluannya. ada benjolan. Setelah cek di RS, Kata dokternya itu adalah Hernia. Saya bingung juga heran setelah di kasih tau istri saya. Apa emang bisa anak segitu bisa kena hernia. Dokternya bilang kemungkinan adalah faktor turunan. Tapi untuk memastikan harus usg dan cek lab gitu. Pertanyaan saya dok... 1. Apa emang anak kecil bisa kena penyakit hernia? 2. Apa penyembuhannya harus dengan operasi? 3. Apa tidak bisa dengan rawat jalan saja? 4. Untuk menghambat agar benjolan tidak cepat besar, apa yang harus kita lakukan? 4. Apa efeknya jika itu terlambat ditangani? Terima Kasih atas waktu dan jawaban dokter. Selamat Sore Wassalamu'alaikum Wr.Wb

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Penyakit hernia memang sering terjadi pada dewasa, namun ternyata dapat juga ditemukan pada anak-anak. Pada hernia yang terjadi pada anak-anak, jaringan yang dapat menonjol mengalami penonjolan hanya saat terdapat tekanan fisik atau mengedan. Umumnya, Anda dapat melihat tonjolan yang jelas saat anak  menangis, batuk, atau mengedan, dan seringkali menghilang kemudian.

Hernia pada anak merupakan kelainan anatomi bawaan yang disebabkan oleh kegagalan penutupan prosesus vaginalis di lipat paha sehingga menimbulkan celah/lubang. Hal ini menyebabkan organ perut seperti usus bisa masuk melalui lubang tersebut dan menyebabkan munculnya benjolan di selangkangan atau skrotum (pada laki-laki) dan labia/bibir vagina (pada perempuan). 

Hernia yang masih bisa keluar masuk/hilang timbul disebut hernia irreponibilis, hernia ini tidak berbahaya. Namun jika dibiarkan dapat membuat hernia tidak dapat masuk kembali sehingga usus terjepit. Usus yang terjepit ini bisa menyebabkan aliran darah berkurang dan membuat jaringan usus kekurangan suplai oksigen dan dapat mengalami kematian jaringan. Kondisi ini disebut sebagai hernia strangulata.

Pada beberapa kondisi, hernia dapat menutup dengan sendirinya namun dapat jugat menetap. Jika tidak menutup setelah usia 3 bulan-2 tahun maka perlu dilakukan tindakan operasi tidak bisa ditangani dengan obat. Terapi utama hernia adalah dengan operasi/pembedahan yang bertujuan menutup celah agar usus tidak dapat keluar lagi melalui celah tersebut. Kami menyarankan Anda untuk segera membawa keponakan Anda ke dokter spesialis bedah agar dapat dievaluasi hernia yang dialami, dilanjutkan dengan pengobatan optimal agar tidak terjadi komplikasi.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar