Sukses

Gastritis dan Penyakit Saluran Batu Empedu

13 Sep 2015, 15:48 WIB
Wanita, 27 tahun.

Salam dokter Saya mau tanya ttg penyakit ibu saya,usia ibu saya 65 th,pernah menderita magh kronis,kemudian lanjut hepatitis.kemudian hasil lab utk hepatitis sudah negatif,tapi wajah masih kuning,setelah di usg ada penyumbatan empedu.adakah obat utk penyuimbatan empedu tanpa operasi dok? Saat ini ibu sy sering kambuh,muntah-muntah,sakit perut sampai ke punggung.mohon bantuannya doktet.terimakasih

Terimakasih telah menggunalan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Berdasarkan gejala-gejala yang Anda tuliskan, memang keluhan tersebut masih bisa disebabkan oleh gastritis atau gangguan saluran empedu. Terutama apabila nyeri dirasakan di daerah ulu hati dan bagian perut kiri atas, serta bila keluhan terutama muncul jika terlambat makan.

Biasanya batu empedu pada awalnya tidak memberikan keluhan apa-apa. Namun, jika sudah berukuran lebih dari 8mm (kemungkinan terjadi penyumbatan saluran empedu lebih besar) barulah akan menimbulkan gejala. Karena pada dasarnya kantung empedu itu berkontraksi, maka batu yang ada di kantung empedu akan berusaha didorong keluar, hingga pada suatu keadaan (batu yang berukuran besar), batu yang terdorong keluar akan menyangkut di saluran empedu. Keluhan utamanya berupa nyeri (biasanya hilang timbul) yang sangat hebat di perut kanan atas yang menjadi semakin hebat seiring dengan waktu (dalam beberapa jam). Dapat juga dirasakan nyeri pada punggung (diantara kedua tulang belikat) atau pada pundak kanan.

Berbeda dengan gastritis, biasanya nyeri dirasakan setelah makan makanan berlemak dan sering terjadi pada malam hari. Salah satu cara untuk mengurangi nyeri ini adalah dengan minum banyak air pada awal serangan. Cara lain adalah dengan mengonsumsi magnesium diikuti dengan minum cairan yang pahit seperti kopi satu jam kemudian. Cairan yang pahit menstimulasi laju aliran empedu. Selain nyeri, terdapat beberapa gejala lainnya. Seperti mual dan muntah, kentut, dan diare.

Batu empedu kolesterol terkadang dapat dilarutkan dengan obat ursodeoxycholic acid. Jika gejala nyeri yang diraskan sangat berat, dapat dilakukan operasi pengangkatan kantung empedu. Selain itu, ikutilah saran dokter Ibu dengan mengurangi makanan yang berlemak.

Berdasarkan uraian di atas, apakah gejala yang Ibu alami lebih ke arah gastritis (nyeri perut pada ulu hati, terutama bila telat atau belum makan) atau batu empedu (nyeri setelah makan-makanan berlemak, pada perut kanan atas, bisa dirasakan di punggung atau bahu kanan)? Diskusi atau konsultasikanlah masalah ini dengan dokter Ibu. Jika memang gejala lebih mengarah ke gastritis, sebaiknya Ibu membiasakan makan yang teratur - jangan telat makan. Jika dengan perubahan pola makan dan pemberian obat-obatan penetralisasi asam lambung keluhan tetap ada, sebaiknya tanyakan kepada dokter Ibu kemungkinan dilakukannya tindakan endoskopi untuk melihat secara langsung permukaan dalam saluran pencernaan Ibu.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

0 Komentar

Belum ada komentar