Sukses

Penyebab Nyeri Perut Kehamilan
13 Sep 2015, 19:47 WIB
Wanita, 18 tahun.

Hamil trimester pertama nyeri perut di bagian Bawah bahaaya atau tidak dok, saya baru pertama hamil saya mnta solusinya dok??

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter. Kami memahami kekhawatiran yang anda rasakan mengenai kehamilan anda.

Sebelumnya Kami ingin menyampaikan bahwa tindakan anda tepat sekali untuk selalu mengkhawatirkan keluhan sakit perut yang anda alami selama kehamilan, karena nyeri perut saat kehamilan dapat merupakan hal yang biasa di alami oleh sebagian ibu hamil dan tergolong normal, namun pada sisi lain bisa juga membahayakan kehamilan.

Terdapat banyak kondisi yang dapat menyebabkan nyeri perut selama hamil. Tidak semua keluhan nyeri perut disebabkan oleh hal-hal yang berbahaya. Pada dasarnya, selama nyeri perut yang dirasakan hanya ringan dan berlangsung singkat, biasanya disebabkan oleh hal yang tidak berbahaya dan wajar di alami oleh ibu hamil. Namun, nyeri perut yang berat harus segara di periksakan kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Terlebih lagi nyeri perut yang disertai dengan adanya keluhan-keluhan lain seperti keluarnya flek-flek darah, perdarahan, demam, menggigil, keputihan, dll karena dikhawatirkan dapat membahayakan ibu dan bayi dalam kandungan jika tidak mendapat pengobatan yang tepat secepatnya.

Berikut ini merupakan beberapa hal yang tidak berbahaya yang dapat menimbulkan dalamkeluhan nyeri perut pada ibu hamil :

  • Perut kembung : biasa terjadi pada ibu hamil karena adanya pengaruh hormon yang memperlambat proses pencernaan dan tekanan dari rahim yang terus tumbuh terhadap perut dan usus.
  • Konstipasi : Merupakan penyebab lain dari rasa tidak nyaman pada perut selama kehamilan yang disebabkan oleh adanya hormon yang memperlambat pergerakan mekanan melalui saluran cerna
  • Kontraksi Braxton-Hicks : Kontraksi ini kadang terjadi pada pertengahan kehamilan, ketika seorang ibu hamil mulai merasakan adanya peregangan rahim dari waktu ke waktu, sehingga perut terasa kencang (kram). Sebelum usia 37 minggu, kontraksi ini biasanya jarang terjadi, munculnya tidak beraturan, dan tidak terlalu sakit. Namun, tetap sebaiknya diperiksakan ke dokter

Segera periksakan keluhan sakit perut anda ke dokter jika keluhan tersebut

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter. Kami memahami kekhawatiran yang anda rasakan mengenai kehamilan anda.

Sebelumnya Kami ingin menyampaikan bahwa tindakan anda tepat sekali untuk selalu mengkhawatirkan keluhan sakit perut yang anda alami selama kehamilan, karena nyeri perut saat kehamilan dapat merupakan hal yang biasa di alami oleh sebagian ibu hamil dan tergolong normal, namun pada sisi lain bisa juga membahayakan kehamilan.

Terdapat banyak kondisi yang dapat menyebabkan nyeri perut selama hamil. Tidak semua keluhan nyeri perut disebabkan oleh hal-hal yang berbahaya. Pada dasarnya, selama nyeri perut yang dirasakan hanya ringan dan berlangsung singkat, biasanya disebabkan oleh hal yang tidak berbahaya dan wajar di alami oleh ibu hamil. Namun, nyeri perut yang berat harus segara di periksakan kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Terlebih lagi nyeri perut yang disertai dengan adanya keluhan-keluhan lain seperti keluarnya flek-flek darah, perdarahan, demam, menggigil, keputihan, dll karena dikhawatirkan dapat membahayakan ibu dan bayi dalam kandungan jika tidak mendapat pengobatan yang tepat secepatnya.

Berikut ini merupakan beberapa hal yang tidak berbahaya yang dapat menimbulkan dalamkeluhan nyeri perut pada ibu hamil :

  • Perut kembung : biasa terjadi pada ibu hamil karena adanya pengaruh hormon yang memperlambat proses pencernaan dan tekanan dari rahim yang terus tumbuh terhadap perut dan usus.
  • Konstipasi : Merupakan penyebab lain dari rasa tidak nyaman pada perut selama kehamilan yang disebabkan oleh adanya hormon yang memperlambat pergerakan mekanan melalui saluran cerna
  • Kontraksi Braxton-Hicks : Kontraksi ini kadang terjadi pada pertengahan kehamilan, ketika seorang ibu hamil mulai merasakan adanya peregangan rahim dari waktu ke waktu, sehingga perut terasa kencang (kram). Sebelum usia 37 minggu, kontraksi ini biasanya jarang terjadi, munculnya tidak beraturan, dan tidak terlalu sakit. Namun, tetap sebaiknya diperiksakan ke dokter

Segera periksakan keluhan sakit perut anda ke dokter jika keluhan tersebut bertambah berat dari hari ke hari, karena sakit perut yang semakin memberat dan terasa sangat sakit dapat merupakan tanda-tanda dari kehamilan ektopik, infeksi saluran kemih, persalinan prematur, abrupsio plasenta, dll.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan.  Semoga bermanfaat

bertambah berat dari hari ke hari, karena sakit perut yang semakin memberat dan terasa sangat sakit dapat merupakan tanda-tanda dari kehamilan ektopik, infeksi saluran kemih, persalinan prematur, abrupsio plasenta, dll.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan.  Semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar