Sukses

Apakah Saya Terkena Gonorea?

18 Sep 2015, 10:11 WIB
Pria, 23 tahun.

Dok saya mau tanya,saya dan pasangan saya baru mau berhubungan tpi g jadi,penis sudah menempel vagina,tapi setelah 3hari pasangan saya terkena radang pinggul,namun pas di oprasi ternyata ovum atau ovarium (yg ada 2,penampung sperma ) pecah apakah saya terkena pennyakit gonore, trus saya harus ke dokter apa dlu untuk pengobatannya,? Makasih dok.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Untuk mendiagnosis apakah Anda menderita GO atau tidak, diperlukan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik secara langsung dan pemeriksaan penunjang jika perlu. Apakah Anda memiliki keluhan kencing bernanah? Sebelumnya kami jelaskan dulu mengenai gonorea sebagai tambahan informasi untuk Anda.

Gonorea termasuk ke dalam nfeksi Menular Seksual (IMS). Infeksi Menular Seksual (IMS) adalah infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual. Penularan terjadi karena kontak langsung dari alat kelamin (vaginal intercourse), seks oral, maupun seks anal (dubur). Umumnya IMS ditularkan melalui kontak dari membran mukosa dan terkadang melalui mulut.

Apabila Anda berhubungan seksual tanpa pengaman (kondom) dan Anda atau pasangan memiliki risiko IMS, diantaranya adalah berganti-ganti pasangan seksual, maka memang patut dicurigai bahwa Anda terkena IMS.

Gejala nyeri saat buang air kecil dan disertai dengan kencing bernanah cukup khas untuk penyakit Gonorrhea atau yang lebih dikenal dengan GO. GO merupakan salah satu jenis IMS yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhea. Penularannya cepat dengan masa inkubasi yang hanya berkisar 3-5 hari. Wanita yang menderita GO sebaiknya cepat diobati karena adanya kemungkinan komplikasi Penyakit Radang Panggul (Pelvic Inflammatory Disease-PID). PID dalam jangka panjang dapat menyebabkan perlekatan alat reproduksi dan menyebabkan gangguan kesuburan.

Terapi untuk gonorrhea adalah antibiotik suntik golongan penisillin prokain atau antibiotik oral golongan quinolon. Tentu saja pengobatan antibiotik ini harus di bawah pengawasan dokter. Saya sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk dievaluasi lebih lanjut, diperiksa laboratorium untuk memastikan penyakit GO, dan diberikan terapi antibiotik.

Pasangan juga sebaiknya diobati karena apabila tidak maka pasangan Anda dapat menularkan penyakit ini lagi melalui hubungan seksual. Hal ini dinamakan fenomena pingpong, dalam artian kedua belah pihak harus diobati secara tuntas kalau tidak salah satu akan tetap dapat menularkan.

Untuk selanjutnya, pencegahan penyakit GO terutama adalah dengan tidak melakukan hubungan seksual, kemudian tidak berganti-ganti pasangan seksual, dan melakukan hubungan seksual dengan menggunakan kondom.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

    0 Komentar

    Belum ada komentar