Sukses

Anak Asma

15 Sep 2015, 13:23 WIB
Pria, 36 tahun.

Selamat pagi dokter, Saya memiliki anak yang berumur 10 tahun penderita asma. untuk menangani asma anak saya, saya membeli alat nebulizer. Pertanyaan saya saat menggunkan alat tersebut, apakah boleh cairan NHCL ditambah dengan obat batuk? terima kasih.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Asma adalah penyakit inflamasi (peradangan) saluran pernapasan bawah. Asma sangat terkait dengan alergi, dan alergi dapat memperparah asma. Peradangan saluran pernapasan pada asma dapat selalu terjadi namun asma dapat dipicu oleh beberapa faktor diantaranya :

  • Allergen asma seperti serbuk sari (bunga), hewan (kucing, anjing), dan tungau debu rumah
  • Iritan asma yang umum diantaranya udara dingin, asap rokok, asap sisa pembakaran bahan kimia

Identifikasikanlah pemicu asma anak Anda, sehingga Anda dapat menghindarkan anak dari pemicu tersebut, agar asmanya tidak kambuh kembali.

Gaya hidup yang akan memperbaiki gejala asma :

  • Hindarkan anak dari paparan asap rokok, baik dalam keluarga, rumah, sekolah, dll
  • Mengetahui dan menghindari pemicu asma

Lima langkah untuk mengontrol asma :

  • Mintalah dokter untuk menyiapkan penanganan asma anak Anda secara tertulis
  • Gunakan obat sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter
  • Waspadalah terhadap faktor-faktor yang membuat asma anak Anda memburuk
  • Belajarlah untuk mengenali kapan gejala asma anak Anda memburuk dan catatlah waktu-waktu tersebut
  • Ketahuilah hal-hal yang akan dilakukan jika asma anak Anda memburuk atau jika anak Anda mendapat serangan asma

Hal yang harus dilakukan saat terjadi serangan asma :

  • Segera gunakan obat pereda/pelega dalam dosis yang biasa anak Anda gunakan
  • Cobalah untuk tetap tenang dan tetap relaks, sebisa mungkin sesuaikan dengan ritme pernapasan. Duduklah, jangan berbaring, letakkan tangan anak Anda di lutut untuk membantu tetap tegak, dan cobalah untuk memperlambat pernapasan anak Anda, karena hal ini bisa mengurangi kelelahan yang akan dialami
  • Tunggulah 5-10 menit
  • Jika gejala menghilang, anak Anda bisa kembali melanjutkan aktivitas yang sedang dilakukan
  • Jika penggunaan obat pereda tidak menghasilkan efek, hubungi dokter atau ambulans
  • Tetap gunakan inhaler obat pereda (reliever) setiap beberapa menit sampai bantuan datang

Penggunaan obat batuk dalam nebulizer bisa dilakukan namun bukan dengan obat batuk biasa dalam bentuk sirup. Obat batuk yang digunakan bisa Anda konsultasikan lebih lanjut dengan dokter Anda mengenai dosis yang telah disesuaikan dengan berat badan, usia, dan kondisi klinis anak. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar