Sukses

BAK Anyang-anyangan dan Nyeri

10 Sep 2015, 15:23 WIB
Wanita, 17 tahun.

Dok saya waktu sebulan kemaren anyang anyangan tp setelah itu biasa lagi nah selama sebulan itu saya merasa ingin pipis tp cuma tasanya saja masih bisa saya tahan trs sebelum mens pun saya sama merasakan itu naah saya pernah demam saya ga minum banyak padahal tp pipis trs trs beberapa hari kemudian saya mens nah selama mens memang berkurang tp hari ke 4/5 rasanya malah jd perih di vagina tp bukan saat pipis melainkan setelah pipis ini berlanjut sampe seminggu ini itu kenapa ya dok?apa saya kurang minum atau gimana?apakah mungkin gejala hamil?karna saat mens hari ke 4 itu tangan saya terkena sperma dan saya mencucinya dgn bilas air saja lalu setelah sejam kemudian br memegang cd saya tp dr luar dan hanya berlangsung bbrp detik.jd apakah munkin?

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apabila terdapat gejala seperti anyang-anyangan, sering buang air kecil, nyeri berkemih, rasa panas ketika berkemih, air seni keruh,  nyeri perut bawah, atau demam, bisa jadi Anda menderita infeksi saluran kemih (ISK). 

Demam hanya terjadi bila infeksi mencapai saluran kemih bagian atas. Infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri Eschericia coli (penyebab utama), Staphylococcus Saphropyticus, Klebsiella atau Pseudomonas. Apakah Anda sudah melakukan pemeriksaan urin ke dokter?

ISK lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria, dikarenakan anatomi uretra pada wanita yang lebih pendek sehingga memudahkan bakteri masuk ke saluran kemih. Beberapa faktor risiko yang memudahkan seorang wanita dewasa terkena ISK adalah pemakaian diafragma (alat kontrasepsi yang ditanamkan di vagina dan terbuat dari karet tipis berbentuk kubah yang kenyal dan fleksibel), hubungan seksual menggunakan kondom dengan spermisida, lokasi mulut uretra yang dekat dengan vagina serta anus (banyak bakteri), dan uretra wanita yang pendek. 

Terapi pertama kali untuk ISK adalah banyak minum air putih (2-3 L/hari) guna membilas bakteri yang terdapat di saluran kemih. Apabila dengan minum banyak masih juga mengalami gejala, maka berkonsultasilah ke dokter karena kemungkinan membutuhkan antibiotik. Tidak perlu takut untuk berkonsultasi dengan dokter. 

Dalam mendiagnosa suatu penyakit dibutuhkan data wawancara medis secara detail, pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan pemeriksaan penunjang (bila diperlukan). Oleh karena itu kami sarankan Anda melakukan konsultasi kembali dengan dokter agar dilakukan kembali. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar