Sukses

Gigi Berlubang

11 Sep 2015, 11:48 WIB
Pria, 22 tahun.

dok gigi geraham saya berlubang kecil, padahal saya rajin sikat gigi 2x sehari. Pertanyaannya 1.Apa penyebab gigi berlubang tersebut? 2.makanan dan minuman apa yang dapat menyehatkan gigi? 3.makanan dan minuman apa yang harus dihindari agar gigi sehat dan tidak berlubang? 4.rencana saya ingin ke dokter gigi untuk cabut dan tambal gigi. sebaiknya dilakukan oleh drg umum / sepesialis ? terimakasih.

drg. Arni Maharani

Dijawab Oleh:

drg. Arni Maharani

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Penyakit gigi berlubang atau karies gigi bisa timbul karena kebersihan mulut yang buruk, dan disebabkan oleh pertemuan antara bakteri dan gula. Bakteri yang terdapat pada mulut akan mengubah gula dari sisa makanan menjadi asam, yang kemudian membuat lingkungan gigi menjadi asam. Asam inilah yang akhirnya membuat lubang pada gigi.

Bila tidak dirawat atau ditambal, tentu lama-lama lubang akan bertambah besar dan dalam. Sedikit demi sedikit jaringan keras gigi akan hancur, dan pada saatnya lubang akan mencapai ruang pulpa (rongga di dalam gigi yang berisi pembuluh darah, persyarafan gigi, dan sel-sel lainnya). Jagalah kebersihan gigi Anda dengan menyikatnya minimal 2 kali sehari pada saat pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, bersihkan pula sela-sela gigi menggunakan benang gigi.

Untuk menjaga kesehatan gigi maka sebaiknya kurangi atau hindari makanan dan minuman yang banyak mengandung gula serta asam, karena selain dapat membuat gigi berlubang, zat asam pada makanan dan minunam dapat menyebabkan erosi pada permukaan gigi yang kemudian menyebabkan gigi menjadi sensitif. Makanlah makanan yang mengandung serat seperti buah dan sayur karena makanan jenis ini dapat membantu dalam menjaga kebersihan gigi. Gigi yang bersih akan terhindar dari resiko gigi berlubang.

Sebagai langkah awal dalam merawat gigi ke dokter gigi maka Anda dapat berobat pada dokter gigi umum, dan bila kasus yang ditangani merupakan kondisi yang bukan merupakan kompetensi dokter gigi umum tersebut, maka akan dilakukan rujuk kepada dokter gigi spesialis yang sesuai. 

Demikian informasi yang dapat Kami berikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar