Sukses

Apakah ini Gejala Sifilis?

02 Oct 2015, 01:25 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok saya mau bertanya, setelah selesai haid saya melakukan hubungan intim dgn suami pada tanggal 26 agustus, saat itu miss v saya kering dan berhubungan intim dgn cukup lama sekitar 40 menit.. setelah nya saya mendapati miss v saya perih.. dan esoknya ada luka seperti sariawan di tengah2 antara miss v dengan anus, setelah saya obati dengan albhotil kemudian sariawan itu menjalar ke bagian labia.. labia saya pun sampai membengkak karena luka seperti sariawan itu, rasa nya sangat sakit sampai ke pangkal paha dok.. Yang saya khawatirkan adalah ini gejala penyakit sifilis.. Apakah ini gejala sifilis atau bukan ya dok ?

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di Klikdokter.com

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sifilis merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum. Sifilis ditularkan melalui kontak seksual dengan lesi terinfeksi, dari ibu ke anak dalam rahim, melalui transfusi darah, dan sangat jarang sekali melalui luka di kulit yang terkena dengan luka sifilis. Apabila Anda berhubungan seksual dengan penderita penyakit sifilis maka kemungkinan besar Anda akan tertular. 

Sifilis dibagi menjadi sifilis primer, sekunder dan latent. Sifilis primer terjadi 3 minggu setelah kontak dengan penderita. Gejala yang muncul adalah luka pada kelamin disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Luka yang muncul biasanya satu luka dapat besar atau kecil. Sifilis sekunder terjadi 2 - 10 minggu setelah luka pada kelamin dan dapat melebar 3 - 4 bulan setelah infeksi. Luka pada sifilis sekunder ini menyebar ke seluruh tubuh dimana bentuk luka tersebut adalah merah-merah terkadang disertai perasaan mual, nyeri dan lemas. Bentuk latent dapat timbul setelah 25 tahun terinfeksi, gejala yang dapat muncul dapat berentuk sifilis jenis primer ataupun sekunder yang dapat menginfeksi otak dan menyebabkan kematian

Veneral Disease Research Laboratory (VDRL) adalah pemeriksaan skrining untuk penyakit sifilis. Pada orang sehat, hasilnya negatif. Hasil VDRL 1:8 menunjukan positif. Berdasarkan penelitian VDRL positif , dapat disertai dengan hasil positif palsu atau benar-benar positif dengan titer rendah. Hasil positif palsu dapat dibagi menjadi 2 yaitu :

  • Akut : dapat disebabkan infeksi virus , bakteri , imunisasi , parasit malaria

  • Kronik : dapat disebabkan oleh SLE , penyakit kardiovaskular , gangguan autoimun dan paling sering (70%) ditemukan pada wanita .

Untuk itu memang perlunya konfirmasi dengan Treponema pallidum aglutination assay  (TPHA) . VDRL dan TPHA positif menunjukkan kemungkinan besar positif sifilis. Pengobatan sifilis adalah dengan memberikan antibiotik. Terapi definitifnya adalah dengan penisilin G benzatin yang disuntikan secara intramuskular (pada otot). 

Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut dan mendapat pengobatan yang tepat.

Untuk informasi lengkap Anda, Anda dapat membaca artikel berikut:

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan Anda lekas sembuh. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar