Sukses

Gangguan Pencernaan

07 Sep 2015, 07:59 WIB
Wanita, 19 tahun.

Selamat sore dok. Saya ingin menanyakan keluhan yg dialami sodara saya. Beberapa hari ini(satu minggu berlalu) saodara perempuan saya. Ibu satu anak usia 24 tahun. mengeluhan sakit yg terasa pada daerah perutnya. Sprt nyeri dan bersuara seperti perut lapar dan itu terjadi mulai dg tengah malam dampai dengan subuh. Dan skg gejala lain sprt lidah mulai berwarna kecoklatan dan sukar **maaf buang air besar. Beliau sudah mendatangi 4 dokter tp belum kunjung membaik. Mohon bantuannya dok.. Trimakasih selamat sore

dr. Irma Rismayanty

Dijawab Oleh:

dr. Irma Rismayanty

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Berdasarkan informasi yang anda sampaikan, nampaknya sodara anda mengalami gangguan pencernaan mulai dari keluhan sulit BAB, perut terasa begah dan sering lapar dan lidah yang kecoklatan. Coba anda konsultasikan masalah ini ke dokter spesialis penyakit dalam, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan endoskopi untuk meneropong saluran pencernaannya.

Terdapat beberapa organ di dalam rongga abdomen/perut yaitu usus, lambung, liver/hati, limpa, ginjal. Gejala yang ditimbulkan akibat kelainan organ-organ tersebut dapat berbeda-beda. Beberapa gejala yang dapat muncul secara umum contohnya:

  • Gangguan lambung/maag, GERD: mual, muntah, nyeri ulu hati, rasa panas di kerongkongan, rasa pahit di mulut, begah, perut kembung, sering bersendawa, dan sebagainya
  • Infeksi saluran cerna: demam, nyeri perut, diare, konstipasi, nafsu makan menurun, dan sebagainya
  • Kanker usus: BAB berdarah, penurunan berat badan, nyeri perut, dan sebagainya
  • Penyakit hati: kuning, BAK seperti teh, BAB warna pucat, dan sebagainya.

Untuk membantu Anda mencegah gangguan pencernaan ini dan memperbaiki kesehatan pencernaan, berikut 5 tip yang bisa menjadi panduan Anda.

1. Perbanyak konsumsi serat setiap hari

Serat tidak hanya berfungsi mencegah gangguan pencernaan tetapi juga penting bagi kesehatan tubuh secara umum. Anda dianjurkan untuk mengonsumsi serat sebanyak 10-15 gram sehari. Anda bisa menambah asupan serat dengan menambah konsumsi sayur, buah, sereal whole grain, serta kacang-kacangan yang kaya akan serat.

Selain itu, pastikan Anda membatasi makanan cepat saji, daging merah, dan makanan-makanan kaya lemak yang merupakan pemicu gangguan pencernaan. Di samping itu, batasi juga makanan yang banyak mengandung gas seperti brokoli, kedelai, kol, kol bunga serta minuman-minuman berkarbonasi. Dan jangan lupa perbanyak minum air. Air berfungsi untuk membasahi makanan dalam saluran pencernaan, membantu memecah mineral, vitamin dan nutrisi sehingga mempermudah proses penyerapan dan menjaga kecukupan air agar terhindar dari masalah konstipasi.

2. Jangan lupa mengunyah dan mengurangi porsi

Mengunyah merupakan salah satu bagian terpenting dalam proses pencernaan, tapi seringkali dilupakan. Mengunyah tidak hanya membantu memecah makanan, tetapi juga memberi sinyal pada kelenjar saliva, lambung dan usus halus untuk mulai melepaskan enzim-enzim pencernaan.

Tapi, pastikan juga Anda tidak makan berlebih. Tubuh hanya mempunyai sejumlah enzim pencernaan yang mungkin saja tidak cukup untuk mencerna tambahan makanan. Selain itu, porsi makan besar berarti lambung harus memproduksi lebih banyak asam untuk membantu mencerna makanan. Ini akan meningkatkan kemungkinan Anda mengalami gangguan pencernaan.

3. Olahraga teratur dan hindari stres

Olahraga, sebagai bagian dari gaya hidup sehat, bisa membantu Anda mencegah masalah pencernaan. Sebuah penelitian ilmiah yang dipublikasikan di jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology, seperti yang dikutip situs askmen menemukan, aktivitas fisik bisa mengurangi banyak gangguan pencernaan. Dalam studi ini, para peneliti menemukan hubungan antara obesitas, kurang olahraga, rasa sakit di perut, diare, dan gejala-gejala gangguan usus.

Di sisi lain, stres juga berpengaruh buruk terhadap sistem pencernaan. Tubuh akan merespon stres dengan cara mengurangi aliran darah ke perut dan menurunkan produksi enzim-enzim pencernaan, serta memperlambat proses pencernaan. Akibatnya, Anda akan merasa perut kembung dan juga memicu konstipasi.

4. Batasi penggunaan zat anti asam (antacid)

Asam dalam lambung berfungsi membantu tubuh mencerna makanan. Akan tetapi, pada beberapa kasus, asam bisa naik ke kerongkongan sehingga menyebabkan sensasi seperti terbakar. Saat ini terjadi, mungkin yang terpikir oleh Anda adalah antacid yang dijual bebas di apotik, untuk menetralkan asam. Akan tetapi, jika digunakan berlebih, antacid bisa menyebabkan lambung kehilangan keasamannya. Hal ini tentunya akan melumpuhkan fungsi sistem pencernaan dan membuat Anda mudah terinfeksi.

5. Suplemen enzim pencernaan

Enzim-enzim pencernaan yang berasal dari tumbuhan bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan dan menguatkan penyerapan nutrisi. Jika Anda kekurangan enzim-enzim pencernaan akibat diet dan kesehatan yang kurang baik, maka suplemen enzim ini bisa menjadi pilihan untuk mengurangi gejala gangguan pencernaan. Tapi, pastikan dulu berkonsultasi dengan dokter.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar