Sukses

Gatal Miss V

01 Sep 2015, 14:04 WIB
Wanita, 23 tahun.

Selamat Siang Dok beberapa minggu lalu saya mengalami gatal2 di area V , gatal2 sampai memerah seperti luka bakar , dan sekarang kulit di sekitar area V menjadi hiitam , adakah solusi untuk mengembalikan warna kulit di area V (selangkangan) yang berubah menjadi gelap Dan apakah benar dok itu dikarenakan inveksi jamur .. Terima Kasih

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Apakah keluhan gatal diikuti dengan keputihan. Gatal pada vagina dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah jamur, parasit, ataupun kutu. Apabila diikuti dengan keputihan yang kental bergumpal-gumpal seperti susu maka kemungkinan jamur, bila dengan keputihan yang berwarna kehijauan maka kemungkinan disebabkan parasit. Bila ada seperti titik darah di celana dalam dan sangat gatal di pubis mungkin disebabkan oleh kutu pada rambut pubis. Namun bisa juga gatal disebabkan karena vagina yang lembab dan kebersihannya kurang terjaga.

Saran saya adalah jagalah kebersihan vagina Anda dengan mengeringkan vagina dan sekitarnya menggunakan handuk setelah BAB atau BAK, sering berganti celana dalam, dan menggunakan handuk sendiri. Apabila gatal belum berkurang juga saya sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin.

Menjaga kebersihan vagina sebenarnya mudah dilakukan.  Membersihkan organ kewanitaan dapat dilakukan dengan air hangat dan sabun lembut tanpa pewangi. Sabun tersebut termasuk sabun-sabun yang bisa didapatkan di pasaran yang tidak mengandung pewangi.. Lebih baik Anda melakukannya pada saat mandi sore hari. Berikut kami tekankan kembali hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan:

  1. Bersihkan bagian luar vagina dengan air hangat dan juga sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik lakukan pada saat mandi sore hari. Selain karena air hangat menciptakan efek relaks, air hangat juga dapat meredakan nyeri jika sedang menstruasi.
  2. Kenakan celana dalam katun, jenis tekstil yang terbuat dari serat alami, sehingga kulit tetap dapat bernapas, sirkulasi udara lancar, dan membuat perasaan menjadi lebih segar. Jika sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam 3 kali sehari.
  3. Jika sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut setiap 4 jam.
  4. Setelah buang air, pastikan arah membersihkan vagina adalah dari depan ke belakang. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kotoran atau virus yang berasal dari saluran pembuangan tidak sampai ke area vagina. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan vagina menggunakan handuk bersih atau tissue.
  5. Hindari berbagai produk pembersih, sebab  belum dapat dipastikan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika sampai terpaksa harus menggunakan pembersih vagina, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan dan kebidanan tentang produk apa yang harus digunakan.

Sebelum hendak mengembalikan warna kehitaman seperti semua, harus dipastikan apabila terdapat infeksi, infeksi sudah menyembuh.Sebab apabila masih terdapat infeksi, kondisi penyakit bisa bertambah parah apabila tidak ditangani tepat. Untuk menentukan apakah penyebabnya adalah jamur atau bukan, kami belum dapat menyimpulkan hanya dari keterangan yang sudah Anda berikan. Untuk menentukan pengobatan dan diagnosis serta penyebab harus dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter. Sebaiknya Anda memeriksakan diri lebih lanjut ke dokter spesialis kulit dan kelamin.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar