Sukses

Konstipasi pada Bayi

31 Aug 2015, 13:30 WIB
Pria, 29 tahun.

anak saya usia 7 bulan...bab nya keras....klo sudah keras di bantu dgn microlac.....asi udah ga lagi.......susu nya saat ini pakai yg soya,,,,karna alergi susu sapi....sudah di bantu pakai buah pepaya,,,namun masih keras juga sampai saan ini......kalau mau bab nya itu anak saya ngeden nya kuat sampai mukanya merah.....mohon ifo nya dok.....

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah ada gejala lain seperti muntah, demam, perut membesar, rewel?

Konstipasi pada bayi di bawah umur 1 tahun merupakan hal yang wajar terjadi, terutama pada usia 2-6 minggu pertama. Pada masa ini, frekuensi kontraksi usus biasanya berkurang (terutama pada bayi yang mendapat ASI). Penurunan frekuensi buang air besar pada bayi bukan berarti dia mengalami konstipasi. Yang terjadi adalah, sistem pencernaan bayi beradaptasi lebih baik dan mampu mencerna serta menyerap nutrien pada susu. Akibatnya, buang air besar lebih jarang.

Namun ada juga beberapa kondisi yang dapat menyebabkan konstipasi pada bayi, diantaranya:

  • Dehidrasi atau kekurangan cairan
  • Mendapat jenis makanan baru, seperti baru mengganti ASI dengan susu formula atau makanan lunak
  • Penyakit yang mendasari: Morbus hirschprung, hipotiroidisme, cystic fibrosis

Jika bayi Anda juga mengonsumsi susu formula, cobalah tambahkan air pada susu formulanya. Selain itu tanyakan kepada dokter mengenai jenis susu formula lain yang mungkin sesuai dengan keadaannya dan dapat mengurangi sembelit.

Jika konstipasi berlangsung lebih dari 4-5 hari disertai darah, anak menjadi rewel dan gelisah, perut semakin membesar, sebaiknya segera periksakan ke dokter spesialis Anak.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar