Sukses

Cara Menghitung Usia Kehamilan

31 Aug 2015, 19:38 WIB
Wanita, 22 tahun.

Halo dok, bagaimana cara menentukan usia kandungan? Bulan juli saya masih mens, lalu waktu pemeriksaan keputihan dokter mengharuskan tes hamil dan dinyatakan tidak hamil. Lalu juli akhir saya muntah", awal agustus saya tes menggunakan testpack dan positif. Saat periksa ke dokter dan usg, dokter tidak menjelaskan ttg usia kandungan saya. Dan tidak menjelaskan ttg keadaan janin, karena terlalu kecil katanya. Jadi bagaimana saya menghitungnya dok? Dan apakah tidak boleh berhubungan intim? Apakah sperma berbahaya bagi kandungan? Terimakasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com

Terdapat beberapa cara untuk mengetahui usia kehamilan, yaitu:

1. HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir)

Banyak sekali faktor yang mempengaruhi perhitungan kehamilan menurut HPHT. Perhitungan kehamilan menurut HPHT hanya dapat dipercaya apabila sang wanita hamil memiliki siklus menstruasi teratur dan normal yaitu sekitar 28 hari. Apabila siklus menstruasi Anda tidak teratur maka perhitungan ini tidak valid. 

Untuk taksiran usia kehamilan berdasar HPHT dapat menggunakan rumus Neagele, selain dapat menghitung usia kehamilan, rumus ini juga dapat digunakan untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL). Penggunaan rumus ini adalah dengan menambahkan 7 pada tanggal pertama dari haid terakhir, kemudian mengurangi bulan dengan 3 dan menambahkan 1 pada tahunnnya, sedangkan untuk bulan yang tidak bisa dikurangi 3, misalnya Januari, Februari, dan Maret, maka bulannya ditambah 9, tapi tahunnya tetap tidak ditambah atau dikurangi.

contoh:
Jika HPHT anda adalah 16 nov 2015, maka:
16 -11 - 08
+     -    +
7     3    1
23 - 8 -  2016 (ini tanggal HPL)

Jadi taksiran waktu kelahiran anda adalah tanggal 23 agustus 2016, sedangkan untuk usia kehamilan tinggal menghitungnya setiap tanggal 23, jadi pada saat tgl 23 desember, berarti usia kehamilan anda menginjak satu bulan, 23 januari usia kehamilan 2 bulan ...dst.
Untuk Hari Perkiraan Lahir sebaiknya ditambah tenggang waktu plus atau minus 7 hari.

2. Tinggi puncak rahim?

Cara menghitung usia kehamilan dengan metode tinggi puncak rahim adalah dengan meraba puncak rahim yang menonjol di dinding perut. Penghitungan dimulai dari tulang kemaluan sampai puncak rahim. Misalnya, jika jarak antara tulang kemaluan sampai puncak rahim adalah 18 cm, berarti kehamilan anda berusia 18 minggu. Penghitungan ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan jari tangan. Setiap kenaikan 3 jari tangan menunjukkan pertambahan usia 3 minggu. Jika puncak rahim sudah berada di atas pusar, kenaikan jari menunjukkan pertambahan usia 4 minggu. Namun, menghitung usia kehamilan dengan cara ini sudah jarang dilakukan.

Selain kedua cara tersebut di atas, sebetulnya ada dua cara lagi yang dapat dilakukan yaitu dengan mendeteksi denyut jantun janin pertama kali dan deteksi gerakan janin pertama kali. Namun untuk kedua metode ini tingkat akurasinya kurang, karena denyut jantung janin dan gerakan janin untuk pertama kali masih lemah, sehingga menyulitkan untuk medeteksinya.

 

Lazim adanya apabila metode perkiraan usia kehamilan dengan perhitungan hari pertama menstruasi terakhir tidak terlalu dapat diandalkan akurasinya dibandingkan dengan perhitungan dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG). Oleh karena itu kami sarankan Anda melakukan pemeriksaan secara langsung dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan dapat dilihat kondisi janin Anda jika memang terbukti terjadi kehamilan.  

Berikut kami sertakan beberapa artikel untuk Anda:

14 Tips Menjaga Pola Makan Saat Hamil

6 Pantangan Makanan Ibu Hamil

Tips Berolahraga yang Aman Selama Kehamilan

5 Manfaat Mengejutkan dari Kehamilan

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar