Sukses

Sesak Napas Jika Kurang Tidur, Normalkah?

28 Aug 2015, 13:44 WIB
Pria, 26 tahun.

Permisi Dokter. Nama saya apri. Pada kesempatan ini, saya ingin bertanya tentang keluhan yang saya rasakan. Saya sering sesak nafas, jika kurang tidur.. Itu kenapa ya dok? Terima kaaih

dr. Irma Rismayanty

Dijawab Oleh:

dr. Irma Rismayanty

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas dapat disebabkan oleh banyak hal. Untuk itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap secara langsung oleh Dokter. Sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung).

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)

  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari

  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi.

Bagaimana dengan keluhan Anda dan sudah berapa lama terjadi?

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengi

  • Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas

  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dan lain sebagainya)

  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)

  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), pendarahan

Selain dari kelainan organik juga perlu dicari ada tidaknya gangguan psikologis/Psikosomatis, karena sesak napas juga dapat disebabkan oleh rasa cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan, dan bukan tidak mungkin jika sesak napas merupakan akibat dari kombinasi keduanya. Gangguan psikosomatis adalah terjadinya keluhan fisik namun tidak ditemukan adanya gangguan fisikal yang dapat menjelaskan penyebab dari keluhan tersebut. Sindroma ini diklasifikasikan sebagai bagian dari neurotik, gangguan yang berkaitan dengan stres, dan gangguan somatoform oleh World Health Organization. Keluhan Anda mengarah ke psikosomatis bila tidak ditemukan kelainan baik fisik maupun pemeriksaan fisik dan penunjang pada Anda. Selain itu keluhan Anda tidak membaik dengan berbagai obat-obatan yang sudah diberikan.

Pengobatan psikosomatis merupakan integrasi berbagai bidang ilmu seperti psikiatri, psikologi, neurologi, dan berkaitan dengan bidang keluhan Anda yaitu penyakit dalam. Sebelumnya harus dicari terlebih dahulu apa pencetus dari psikosomatis ini, apakah faktor stres, depresi, atau penyakit kronik yang membuat seseorang menjadi depresi (kanker, asma, ulkus peptikum, stroke) atau malah ketakutan bila mengidap penyakit tertentu.

Gangguan cemas juga dapat memberikan gejala berupa sesak napas, nyeri dada, jantung berdebar, keringat berlebih, dsb. Jika Anda selalu diliputi ketakutan maka apapun aktivitas yang Anda lakukan, Anda akan mengalami keluhan-keluhan yang memberatkan Anda.

 

Penanganan sesak nafas dilakukan berdasarkan penyebab dasar terjadinya sesak nafas tersebut. Oleh karena itu sebaiknya Anda tetap berkonsultasi langsung dengan Dokter agar dilakukan pemeriksaan langsung dan wawancara medis lebih mendalam untuk mendiagnosis keluhan yang Anda alami. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar