Sukses

Terlambat Haid 4 Bulan & Keputihan

27 Aug 2015, 18:21 WIB
Wanita, 21 tahun.

permisi dokter saya mau bertanya . masalah haid yang saya alami. udah 4 bulan ini saya belum juga haid. bu dokter keluhan lainnya saya mengalami keputihan yang berlebih namun tidak bau. dan tidak berwarna. saya sangat bngng dokter tolong bantu saya

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan Anda adalah belum mendapatkan haid selama 4 bulan. Bagaimana dengan siklus haid Anda sebelumnya? Apakah setiap bulan rutin mengalami haid? Kemungkinan yang Anda alami termasuk dalam kategori amenore.

Amenorea adalah keadaaan tidak terjadinya menstruasi pada seorang wanita.  Hal tersebut normal terjadi pada masa sebelum pubertas, kehamilan dan menyusui, dan setelah menopause.

Siklus menstruasi normal meliputi interaksi antara kompleks  hipotalamus-hipofisi-aksis indung telur serta organ reproduksi yang sehat.

Amenorea sendiri terbagi dua, yaitu:

1. Amenorea primer

Amenorea primer adalah keadaan tidak terjadinya menstruasi pada wanita usia 16 tahun. Amenorea primer terjadi pada 0.1 – 2.5% wanita usia reproduksi

2. Amenorea sekunder

Amenorea sekunder adalah tidak terjadinya menstruasi selama 3 siklus (pada kasus oligomenorea ), atau 6 siklus setelah sebelumnya mendapatkan siklus menstruasi biasa. Angka kejadian berkisar antara 1 – 5%

Yang Anda alami nampaknya adalah amenore sekunder. 

Penyebab terbanyak dari amenorea sekunder adalah kehamilan. Setelah kehamilan, menyusui, dan penggunaan metode kontrasepsi disingkirkan, maka penyebab lainnya adalah:

  • Stress dan depresi
  • Nutrisi yang kurang, penurunan berat badan berlebihan, olahraga berlebihan, obesitas
  • Gangguan hipotalamus dan hipofisis
  • Gangguan indung telur
  • Obat-obatan
  • Penyakit kronik dan Sindrom Asherman
Kami sarankan Anda untuk memeriksakan diri ke dokter untuk wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik langsung, dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan seperti pemeriksaan USG perut. Untuk itu, kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan segera sehingga dapat segera diketahui penyebabnya dan segera mendapat penanganan yang optimal.

Mengenai keluhan keputihan Anda. Sekilas kami jelaskan mengenai keputihan. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri. Keputihan yang abnormal memiliki ciri-ciri berwarna putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, jumlah banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, nyeri buang air kecil). Harus diketahui terlebih dahulu keputihan jenis apa yang Anda alami. 

Jika keputihan termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam, yang bukan tidak mungkin menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan. Namun secara langsung, keputihan tidak terkait dengan kemunduran siklus haid. Selain itu, hubungan seksual akan terganggu karena tentunya tidak mengenakkan bagi diri sendiri dan pasangan. Tentunya rasa gatal, panas, yang diakibatkan keputihan akibat infeksi ini akan sangat mengganggu kenyamanan sehari-hari. Keputihan yang abnormal seperti ini sebaiknya diobati menggunakan regimen yang diberikan oleh dokter kulit Anda. Berikut adalah tambahan gaya hidup yang baik untuk menghindari timbulnya keputihan abnormal:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab

  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat

  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu

  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

 

Jika keluhan dirasakan semakin menganggu, kami sarankan Anda untuk melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

 

 

    1 Komentar

    • Nunu

      Dok.. aku mau tanya, aku awal mula haid umur 15/16tahun. Dan aku haid pernah lancar 1 bulan itu hanya beberapa kali saja dok. Skrang umur aku 22tahun dan sampai saat ini aku belum haid 4 bulan. Apakah ini bahaya dok? Sudah periksa kebidan itu hal biasa di alamami gadis yg belum menikah (tidak USG)