Sukses

Flek Setelah Hubungan Seks Saat Hamil

27 Aug 2015, 15:38 WIB
Wanita, 24 tahun.

dok,saya hamil uk 32 minggu. slama periksa tidak ada masalah kesehatan,smua sehat. 4 hari yg lalu sy mengalami flek saat hubungan badan tengah malam. saya menggunakan posisi seks doggy style. darah hanya keluar sedikit alias tidak mengalir.berupa darah segar. dan hanya flek paginya. sore sudah tdk ada darah sama sekali. kenapa ya dok?saya juga mengalami keputihan yg sudah lama. mungkinkah itu ca?bolehkah ibu hamil papsmear?baru sekali mengalami hal tersebut.stelah 3 hari sy cb hubungan lagi tidak berdarah.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Bila keluhan darah keluar setelah berhubungan kemungkinan hal tersebut adalah post coital bleeding. Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Postcoital Bleedingdapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual  belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet. 

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.

Beberapa penyebab lain dari perdarahan pasca berhubungan seksual antara lain infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur. Ketiga infeksi ini  menyebabkan keluhan keputihan. Pada wanita hamil, berhubungan seksual juga dapat memicu kontraksi rahim yang menyebabkan persalinan.

Saran Kami adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dapat dicari penyebabnya. Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebab dan kondisi tubuh Anda.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar