Sukses

Vaksin Rubella untuk Perlindungan Kehamilan

27 Aug 2015, 10:59 WIB
Wanita, 23 tahun.

permisi dok, saya mau menanyakan kasus yang terjadi pada saya. saya sudah hamil 2x tetapi keguguran karna bayi tidak berkembang. setelah di test lab saya positif igg rubella. yang mau saya tanyakan, perlukah saya melakukan suntik vaksin untuk memulai program kehamilan lagi? trimakasih

 

Ibu yang terhormat,

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

 

Halo Ibu! Saya turut prihatin dengan semua yang telah Ibu alami. Ibu, sekitar 10-15% dari kehamilan akan mengalami keguguran oleh berbagai sebab. Sebab yang paling sering (sekitar 60%) adalah adanya kelainan kromosom berat pada embrio (atau janin) sehingga embrio tersebut tidak dapat berkembang normal dan akhirnya akan gugur. Sebagian lagi keguguran disebabkan oleh kelainan bentuk/kelainan pada rahim, gangguan sirkulasi darah (mis.Thrombophilia), faktor imunologik, kekurangan hormon, infeksi, dll. Secara medik baru dianggap bermasalah jika keguguran terjadi berulang (habitualis), yaitu keguguran yang terjadi 3 kali atau lebih. Kalau faktor kromosom tentu tidak ada tindakan pencegahannya. Faktor lain umumnya bisa dievaluasi dan diperbaiki kalau memang ada, misalnya: faktor sirkulasi darah, infeksi, kelainan pada uterus. 

 

Bagaimana dengan hasil IgM Rubella Anda? IgG Rubella berarti Anda sudah memiliki proteksi terhadap infeksi Rubella. Nilai IgG + biasanya menunjukkan infeksi lampau sedangkan jika IgM anda + menunjukkan infeksi saat ini. 

 

Bagi penderita yang sudah pernah terkena infeksi rubella sebelumnya maka tubuh akan membentuk sistem pertahanan (sistem imun) untuk melindungi diri dari infeksi ulang rubella. Sistem pertahanan tubuh ini ditandai dengan adanya hasil IgG anti-rubella yang positif, yang menunjukkan bahwa tubuh sudah pernah mendapatkan infeksi rubella sebelumnya. Dengan adanya sistem pertahanan tubuh terhadap rubella ini maka kalaupun terjadi infeksi ulang maka biasanya gejala yang ditimbulkan akan lebih ringan. Namun memang jika titernya rendah maka disarankan untuk mendapatkan vakinasi untuk perlindungan yang lebih baik.

Untuk merencanakan kehamilan, sebaiknya Ibu mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan menyeluruh penyebab masalah kehamilan Ibu. Dokter spesialis kebidanan juga mungkin akan meminta pendapat dari dokter spesialis penyakit dalam mengenai kondisi Ibu. Kemungkinan diperlukan pemeriksaan genetik. Setelah penyebabnya diketahui maka Ibu, suami dan dokter dapat mendiskusikan rencana kehamilan Ibu.

 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

 

Salam sehat selalu,

Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar