Sukses

Kontrasepsi Metode Kalender

24 Aug 2015, 11:21 WIB
Wanita, 21 tahun.

bagaimana cara melihat siklus menstruasi kita berdasarkan metode kelender??

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com,

Cara menggunakan KB alamiah dengan metode Kalender / pantang berkala, adalah dengan menghindari masa subur.

Untuk mengetahui masa subur, perlu diketahui siklus menstruasi selama 3-6 bulan terakhir. Siklus menstruasi diketahui dengan cara menghitung jarak hari dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi pada bulan berikutnya. Masa subur (ovulasi) dihitung mulai 14 hari sebelum hari pertama menstruasi yang akan datang bulan berikutnya, ditambahkan 5 hari sebelum dan 1 hari sesudah ovulasi tersebut. HIndari hubungan intim pada masa ini, atau kombinasikan dengan metode KB lain seperti koitus interuptus ( ejakulasi diluar) atau pemakaian kondom.

Saat ini juga telah banyak aplikasi pada telpon genggam Anda yang menyediakan layanan Kalender reproduksi sehingga bisa menuntun dalam program kehamilan baik menunda atau merencanakannya. Dalam halaman utama stus kami juga menyediakan fitu ini, bukalah halaman home, lalu klik kalender kehamilanpada bagian health tools, kemudian masukanlah data Anda.

Jika haid Anda tidak teratur, untuk menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid tidak teratur harus dilihat dari 6 siklus haid. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

  • Rumus Penghitungan Masa Subur:

Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18

Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11 

 

Keuntungan

Metode ini mempunyai keuntungan sebagai berikut:

  1. lebih sederhana.

  2. Dapat digunakan oleh setiap wanita yang sehat.

  3. Tidak membutuhkan alat atau pemeriksaan khusus dalam penerapannya.

  4. Tidak mengganggu pada saat berhubungan seksual.

  5. dapat menghindari resiko kesehatan yang berhubungan dengan kontrasepsi

  6. Tidak memerlukan biaya.

  7. Tidak memerlukan tempat pelayanan kontrasepsi.

Keterbatasan
Sebagai metode sederhana dan alami, metode ini juga memiliki keterbatasan, antara lain:

  1. Memerlukan kerjasama yang baik antara suami istri.

  2. Harus ada motivasi dan disiplin pasangan dalam menjalankannya.

  3. Pasangan suami istri tidak dapat melakukan hubungan seksual setiap saat.

  4. Pasangan suami istri harus tahu masa subur  dan masa tidak subur.

  5. Harus mengamati sikus menstrusi minimal enam kali siklus.

  6. Siklus menstruasi yang tidak teratur (menjadi penghambat).

  7. Lebih efektif bila dikombinasikan dengan metode kontrasepsi lain.

  8. Angka kegagalan: 14.4 – 47 kehamilan pada 100 wanita per tahun.

Baca pula artikel-artikel berikut untuk menambah informasi Anda. 

 

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar