Sukses

Flu Burung

23 Aug 2015, 20:29 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok. Barusan saya ceritanya nolong burung liar, tp dia ga mati masih bernafas, ga ngluarin liur, saya kasi minum, dia lemas bgt, matanya bs melek. Saya kasih minum bs minum, lalu saya di pup'in yg isinya air. Ptma sy kr itu burung mati. Tryt msh bnafas. Sy takut trkn flu burung :(((( tlg penjelasannya.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran dan kegelisahan Anda namun sulit bagi kami untuk mengetahui kondisi Anda tanpa memeriksa langsung kondisi Anda saat ini dan melihat hewan burung yang Anda maksud.

Penyakit flu burung merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang terdapat dalam kotoran, saluran napas, cairan, dan darah burung yang terinfeksi. Salah satu tipe yang perlu diwaspadai adalah yang disebabkan oleh virus influenza dengan kode genetik H5N1 yang selain dapat menular dari burung ke burung ternyata dapat pula menular dari burung ke manusia. Penyakit pada hewan ini disebabkan virus flu burung tipe A.

Gejala Klinis

Masa inkubasi virus avian influenza A (H5N1) sekitar 2- 4 hari setelah terinfeksi, namun berdasarkan hasil laporan belakangan ini masa inkubasinya bisa mencapai antara 4-8 hari. Sebagian besar pasien memperlihatkan gejala-gejala flu biasanya namun lebih berat, gejala awal berupa demam tinggi (biasanya lebih dari 38o C) dan gejala flu serta kelainan saluran nafas. Gejala lain yang dapat timbul adalah diare, muntah, sakit perut, sakit pada dada, hipotensi, dan juga dapat terjadi perdarahan dari hidung dan gusi. Gejala sesak nafas mulai terjadi setelah 1 minggu berikutnya. Kematian dan komplikasi biasanya disebabkan oleh kegagalan pernafasan,  acute respiratory distress syndrome (ARDS), ventilator-associatedpneumonia, perdarahan paru, pneumothorax, sindrom sepsis dan bakteremia.  Apabila anda mengalami gejala-gejala diatas terutama di daerha yang pandemi flu burung segera konsultasikan ke instalasi kesehatan terdekat (puskesmas/rumah sakit).

Cara Pencegahan

  1. Jangan menyentuh atau mengurus burung yang sakit atau yang telah mati mendadak.
  2. Jangan memotong atau mengurus burung yang sakit di lingkungan rumah
  3. Hindari anak-anak untuk tidak memegang atau bermain dengan burung
  4. Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air setelah mengurus burung
  5. Alat-alat yang dipergunakan dalam peternakan harus dicuci dengan desinfektan
  6. Gunakan masker atau kaos tebal untuk menutup hidung dan mulut saat mengurus burung terutama ayam. Hati-hati untuk tidak menggosok mata, hidung atau mulut setelah memegang atau mengurus burung.
  7. Masak daging atau telur ternak ayam dengan baik sebelum di konsumsi. Produk ternak yang basi sebaiknya tidak dikonsumsi. Untuk mengkonsumsi daging ayam, masak daging pada suhu mendidih lebih dari 1 menit, karena virus AI akan mati pada suhu 80 derajat celcius pada pemanasan selama 1 menit. Sedangkan untuk merebus telur dapat dilakukan pada suhu di atas 64 derajat celcius selama 6 menit, karena virus akan mati pada suhu 64 derajat celcius pada pemanasan selama 4,5 menit).
  8. Apabila anda tinggal di daerah yang terdapat flu burung, hindari ke tempat-tempat penjualan burung atau pemotongan ayam.
  9. Kotoran ayam sebaiknya tidak digunakan untuk pupuk
  10. Laporkan ke intalasi kesehatan terdekat apabila di sekitar  terdapat burung yang mati tidak wajar.
  11. Secepatnya konsultasi ke dokter apabila anda atau keluarga anda timbul gejala-gejala flu setelah berhubungan dengan burung.

Jika burung tersebut bukan mati mendadak atau sedang sakit maka Anda tidak perlu khawatir. Pastikan untuk selalu mencuci tangan setiap dan sebelum beraktifitas. Jika Anda menemukan salah satu gejala di atas Anda dapat mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar