Sukses

Badan Lemah, Jantung Berdegup dan Mata Berkunang-kunang

22 Aug 2015, 13:23 WIB
Wanita, 35 tahun.

Kejadiannya bermula sekitar 3 minggu yang lalu, istri saya ke pasar dan disana badannya lemas dan jantungnya berdegub serta mata berkunang, kemudian kami ke dokter untuk periksa dan didapati gula darah hanya 64, setelah diberi obat dan diperiksa lagi 3 hari kemudian gula darah kembali normal ke angka 110, akan tetapi sewaktu waktu istri saya merasa gejala seperti kaget kaget/cemas dan disusul badan lemas dan jantung berdegub serta penglihatan jadi agak gelap dan kaki berkeringat. kemudian kami ke RSUD periksa lagi dan menurut dari hasil pemeriksaan lab menurut dokter semuanya normal, waktu itu dokter memberikan obat untuk nafsu makan dan obat penenang. namun hingga kini gejala tersebut di atas masih sering muncul baik pagi terutama sore dan malam. terahir periksa gula darah 3 hari yang lalu 126. mohon kiranya informasi dok apa sebenarnya yg dialami istri saya dan bagaimana solusinya. terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kondisi lemas, jantung berdegup, mata berkunang merupakan gejala yang tidak khas dan dapat terjadi akibat berbagai macam faktor. Berikut adalah beberapa penyebab kenapa badan kita terasa lemas berkelanjutan:

1. Asupan makanan

Bila asupan makanan yang kita konsumsi jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan tubuh, maka kemungkinan besar kita akan jatuh dalam keadaan gula rendah (hipoglikemia) dan akibatnya tubuh lemas dan tidak bertenaga untuk beraktivitas.

Hipoglikemia adalah  suatu keadaan dimana kadar gula darah (glukosa) secara abnormal rendah. Gejalanya adalah sebagai berikut :

  • Gelisah dan gemetar
  • Mual
  • Lapar
  • Berkeringat
  • Cemas dan bingung
  • Mata kabur, sulit bicara
  • Lemah, mengantuk, sulit berpikir
  • Penurunan kesadaran, kejang, koma, dan hipotermia (suhu badan rendah) pada hipoglikemia berat

Bagaimana cara menanganinya?

  • Makan dan minum sesuatu yang mengandung paling sedikit 15 g karbohidrat, diantaranya :
    • Teh manis dengan 2 sendok makan gula pasir (bukan gula diet)
    • 3-4 buah permen yang terbuat dari gula
    • 3 buah krekers
    • ½ gelas jus buah
  • Bila waktu makan masih lebih dari 1 jam lagi, makanlah cemilan yang mengandung karbohidrat dan protein seperti 2 lembar roti dan keju atau 1 gelas susu khusus diabetes
  • Lakukan pemeriksaan glukosa darah bila anda memiliki alat pengukur glukosa darah

 

2. Jumlah istirahat

Kurang tidur menjadi salah satu penyebab kelelahan yang paling sering dikeluhkan oleh seseorang. Istirahat adalah waktu bagi sel-sel tubuh untuk beregenerasi dan pemulihan kembali tenaga untuk beraktivitas.

3.  Olahraga

Dengan rutin berolahraga, maka kapasitas pengantaran oksigen (delivery oxygen) jantung akan meningkat, dengan begitu efisiensi pendistribusian oksigen akan meningkat. Bila oksigen dapat diantarkan keseluruh tubuh dengan efisien, maka sel-sel tubuh akan memperoleh energi untuk melakukan aktivitasnya. Sebaliknya, bila tidak rutin berolahraga, maka kapasitas pengantaran oksigen tidak maksimal dan tubuh cepat lelah serta tidak fit.

4. Anemia

Kondisi ini merupakan penyebab kelelahan yang paling sering terjadi. Anemia adalah kondisi rendahnya nilai hemoglobin darah yang dimiliki oleh seseorang. Ditandai dengan badan lemas, mudah lelah dan mengantuk, terlihat pucat, serta kurang berkonsentrasi serta jantung berdebar-debar. Bila Anda mengalami hal ini, sebaiknya harus dipastikan dengan pemeriksaan darah. Penyebab kondisi ini misalnya perdarahan dalam jumlah besar (menstruasi berlebihan, sering BAB hitam atau muntah darah), kekurangan zat besi, kelainan produksi darah, dll.

5. Gangguan Tiroid

Kelebihan dan kekurangan hormon tiroid dapat menyebabkan kelelahan. Anda dapat dengan mudah menyingkirkan penyakit ini dengan pemeriksaan darah. Kelenjar tiroid berbentuk kupu-kupu dan terletak di bagian bawah leher. Fungsi dari kelenjar ini adalah untuk memproduksi hormon tiroksin. Selain itu kelenjar tiroid bertugas mengontrol tubuh dalam produksi hormon dan pembakaran energi yang akan membantu mengatur detak jantung, tekanan darah, serta suhu tubuh.

Mengingat berbagai macam penyebab yang bisa mendasari timbulnya kelelahan yang berkelanjutan, maka kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter agar penyebab pasti dapat ditegakkan dan Anda memperoleh tatalaksana yang sesuai.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar