Sukses

Nyeri Di Telinga Dan Kotoran Telinga

20 Aug 2015, 14:27 WIB
Wanita, 35 tahun.

Dok, sejak lebih dari setahun lalu saya merasakan nyeri dibelakang telinga sebelah kiri dan beberapa bulan terakhir ini makin sering terasa, biasanya rasa nyeri itu muncul ketika bangun tidur di pagi hari. Rasa nyerinya itu seperti ditekan keras, bisa hilang dalam beberapa menit tapi bisa juga sampai seharian nyerinya tidak hilang. Yang ingin saya tanyakan kira-kira apa penyebabnya, apakah mungkin ini ada hubungannya dengan kotoran telinga saya yang kering dan keras ? apa yang harus saya lakukan untuk mencari solusinya ?

dr. Irma Rismayanty

Dijawab Oleh:

dr. Irma Rismayanty

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan.Nyeri belakang telinga bisa disebabkan banyak hal, bisa dari organ telinga itu sendiri atau organ tht lainnya. Biasanya jika nyeri teinga dan terdapat kotoran telinga bisa saja menderita otitis eksterna.

Otitis Eksternal adalah infeksi atau inflamasi mukosa pada telinga luar (meatus akustikus eksternus). Dapat bersifat akut atau kronis. Biasanya penyakit ini diderita oleh orang-orang yang banyak beraktivitas di air seperti pada perenang.

Faktor penyebab dari otitis eksterna adalah infeksi bakteri, virus, dan jamur. Sedangkan yang menjadi faktor predisposisi adalah:

  • pH. Perubahan pH menjadi basa akan menurunkan proteksi terhadap infeksi.
  • Udara: keadaan yang hangat dan lembab, kuman dan jamur dapat mudah tumbuh.
  • Trauma ringan:  pada saat mengorek telinga atau karena berenang yang menyebabkan perubahan kulit karena kena air.

Otitis eksterna terbagi menjadi akut, kronis, dan sesuai dengan klinis dan kausa. Pembagianya adalah sebagai berikut:

  1. Otitis Eksterna akut
    • Sirkumkripta/Furunkel
    • Difus
  2. Infeksi Kronis liang telinga
  3. Otomikosis
  4. Herpes Zoster otikus
  5. Otitis Eksterna maligna
  6. Keratosis Obturans dan Kolesteatoma Eksternal

Pentingnya penyebab diketahui agar terapinya bisa lebih terarah. Baiknya anda mengunjungi dokter THT agar dapat di terapi lebih lanjut.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar