Sukses

Haid Tidak Teratur dan Berkepanjangan

21 Aug 2015, 10:44 WIB
Wanita, 0 tahun.

dok saya mau nanya jika haid tidak teratur tanggalnya dan tidak lancar,warna haid kecoklatan dan berkepanjangan itu kenapa?

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Darah haid terdiri dari 3 komponen yaitu cairan darah, lendir, dan jaringan dinding rahim (endometrium). Warna darah haid tidak selalu merah segar, tetapi bisa berwarna agak kecoklatan atau kehitaman. Hal ini dipengaruhi oleh keadaan asam/basa dan cairan vagina. Darah haid akan berwarna merah segar jika komposisi darah lebih banyak, warna kecoklatan hingga kehitaman jika jaringan yang lebih banyak. Jumlah darah haid dan komponennya pun bisa berubah, tergantung kondisi perempuan saat mengalami haid. Wanita dengan anemia atau kadar hemoglobin rendah biasanya warna darah haid lebih gelap sampai kehitaman.

Yang terpenting untuk diperhatikan adalah siklus menstruasi, durasi, dan volume perdarahan. Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, selama 2-8 hari, dan volume darah haid yang berkisar 20-60 ml per hari (1-6 pembalut per hari). Oligomenorea adalah suatu keadaan dimana siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari. Sedangkan siklus menstruasi kurang dari 21 hari disebut polimenore. Menorrhagia adalah kondisi dimana darah haid berlebihan, sedangkan metrorhagia adalah kondisi dimana siklus haid tidak teratur, kadang satu bulan bisa 2 kali, kadang 1 kali, bisa juga 3 kali.

Berapa lamakah siklus haid Anda sebelumnya? Bahaya haid berkepanjangan adalah dapat membuat Anda menjadi kekurangan darah (anemia).

Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet, atau aktivitas fisik berat
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid

Selain gangguan keseimbangan hormon, juga terdapat kemungkinan gangguan pada organ reproduksi seperti kista ovarium atau mioma. Kami menyarankan Anda berobat ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk evaluasi menyeluruh. Mungkin diperlukan pemeriksaan USG untuk melihat kondisi kandungan Anda.

Berikut kami sertakan artikel untuk melengkapi informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar