Sukses

Bentuk Sperma dan Warna Urin

08 Sep 2015, 12:05 WIB
Pria, 25 tahun.

1. ASSALAMUALAIKUM. MAAF DOK, KOK PADA SPERMA SAYA ADA YANG ANEH SEPERTI KETIKA SPERMA KELUAR ADA SEPERTI SPERMA TAPI BENTUKNYA AGAK KERAS(TIDAK CAIR) BERBENTUK MIRIP CACING TAPI BERWARNA BENING DAN TIDAK HIDUP KEMUDIAN AGAK LENGKET. ITU BAHAYA ATAU TIDAK, TERIMAKASIH 2. AIR KENCING SAYA KADANG KOK BERWARNA PUTIH SUSU DAN KADANG JUGA NORMAL, KETIKA KENCING TIDAK TERASA SAKIT/ NYERI. YANG DIRASA ADALAH NORMAL2 SAJA.

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Perlu diketahui bahwa cairan mani atau semen normal pada umumnya bewarna putih keabu-abuan. Warna dan konsistensi cairan ini sangat bervariasi. Faktor usia, makanan dan frekuensi ejakulasi merupakan beberapa faktor yang sangat berperan. Pada awal ejakulasi cairan semen tampak kental dan lengket, kekentalan ini akan berangsur-angsur menurun dan mencair dalam waktu 20 hingga 30 menit.

Faktanya adalah kekentalan cairan mani tidak berhubungan dengan kualitas sperma yang terkandung di dalamnya. Kualitas dan kuantitas sperma hanya bisa ditelaah melalui pemeriksaan sperma analisis yang dilakukan oleh dokter. Ciri sperma yang baik atau normal (normospermia) dapat diketahui melalui pemeriksaan analisa sperma dengan ketentuan memiliki jumlah yang normal (N: >20 jt/cc), gerakan normal  (N:>50%), dan bentuk sperma normal (N:>30%), 

Faktor lain yang berperan dalam penentuan kualitas sperma adalah asupan nutrisi, stres, obesitas, obat-obatan yang dikonsumsi, paparan rokok dan asap rokok serta konsumsi pestisida atau oksidan lain dalam makanan.

Apakah Anda ada keluhan lain mengenai sperma? Jika iya, kami sarankan Anda berkonsultasi langsung ke dokter spesialis Andrologi untuk mendapatkan pemeriksaan fisik dan terapi optimal. Berikut kami lampirkan artikel untuk menambah informasi Anda:

Sedangkan warna BAK (urin) yang normal adalah kuning jernih, tidak keruh, tidak ada darah. Warna BAB dan BAK normalnya berwarna kuning karena adanya biliburin yang dikeluarkan. Semakin Anda banyak minum, maka warna urin semakin jernih. Jika Anda kurang minum atau dehidrasi, maka warna urin akan lebih pekat. Apa yang Anda makan juga akan mempengaruhi warna tinja atau urin. Perubahan warna pada urin juga bisa disebabkan oleh adanya infeksi pada ginjal, saluran kemih, infeksi menular seksual, batu saluran kemih, dll. Untuk memastikan dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium (urinalisis). Untuk itu kami anjurkan anda memeriksakan diri kepada dokter terdekat bila keluhan tersebut terus berlanjut.

Berikut kami sertakan artikel untuk melengkapi informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar