Sukses

Terapi Struma Diffusa

07 Sep 2015, 11:13 WIB
Wanita, 25 tahun.

Saya penderita hipertiroid dan sudah minum ptu dari 2013 lalu... saat itu t3 >6.51 nilai ukur 0,846-2.02 T4>24,86 nilai ukur 5,13-14,06 Tsh 0,006 Dan sekaran Alhamdulillah sudah normal dimana T3 1,40 nilai rujukan 0,92-2,33 T4 98,40 nilai rujukan 60-120 Dan pemeriksaan usg tiroid Trachea di tengah Kel.tyroid kanan dan kiri tampak membesar, diffuse, homogen, isoechoic, batas tengah, dengan ukuran kanan 2,31cmx2,50cmx1,83cm Kiri : 1,82cmx2,87cmx2,11cm Tampak gambaran peningkatan flow vaskuler (hipervaskuler), tidak tampak pembesaran KGB region colli Kesan: struma diffusa (toksik/graves) Saya mau nanya dokte, soalx pas ama dokter saya gak di jelasin satu-satu jadi belum puas, karna pasien yang banyak antri di rumah sakit. Jadi saya di rekomendasikan untuk operasi, sebaik nya saya harus operasi atau egak dokter, soalnya itu nanti bisa balik lagi gak normal, apa lagi kalo hamil horamonnya gak normal lagi... Sebaiknya apa ya dokter yang mesti saya ambil... di satu sis ada rasa takut operasi takut kalo jadi hipo Tapi kalo egak takut juga hormonnya naik lagi Mohon rekomendasinya dokter...

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kelenjar tiroid atau lebih dikenal dengan kelenjar gondok, terletak di leher bagian bawah yang terbagi menjadi bagian kanan dan kiri. Kelenjar yang pada keadaan normal berukuran panjang 2,5 - 4 cm, lebar 1,5 - 2 cm, dan tebal 1 - 1,4 cm ini menghasilkan hormon tiroid yang dibutuhkan oleh hampir seluruh tubuh termasuk proses metabolisme, sehingga gangguan pada kelenjar yang terjadi dapat berpengaruh pada berbagai peristiwa dalam tubuh.

Selanjutnya struma yang disebut juga goiter adalah suatu pembengkakan pada leher oleh karena membesarnya kelenjar tiroid, berupa gangguan fungsi atau perubahan susunan kelenjar dan morfologinya. Dampak struma terhadap tubuh terletak pada pembesaran kelenjar tiroid yang dapat mempengaruhi kedudukan organ-organ disekitarnya. Di belakang kelenjar tiroid terdapat trakea dan esofagus. Struma dapat mengarah ke dalam sehingga mendorong trakea esofagus dan pita suara sehingga terjadi kesulitan bernafas dan nyeri menelan. Hal tersebut akan berdampak terhadap pemenuhan oksigen, nutrisi serta cairan dan elektrolit dalam tubuh. Bila pembesaran keluar maka akan memberi bentuk leher yang besar dan tidak simetris, jarang disertai kesulitan bernafas dan nyeri menelan.

Struma nodosa dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa hal, yaitu :

  • Berdasarkan jenis nodul : bila jumlah nodul hanya satu disebut nodosa soliter, bila lebih dari satu disebut multi nodosa.
  • Berdasarkan kemampuan : menangkap iodium radio aktif dikenal 3 bentuk : nodul dingin, nodul hangat, nodul panas.
  • Berdasarkan konsistensinya: nodul lunak, kistik, keras, sangat keras.

Kapan dan pilihan terapi apa yang dapat dilakukan pada nodul tiroid berbeda di tiap kasus. Ada juga tipe nodul yang cukup diamati saja perkembangannya (tanpa pengobatan), dan ada yang harus diberikan terapi penekan hormon, atau terapi bedah (sklerosing, laser, iodium reaktif). Semua ini bergantung dari hasil uji diagnostik, indikasi, dan kebijakan masing-masing dokter. 

Sebaiknya Anda kembali berdiskusi dengan dokter yang telah memeriksa Anda, karena beliaulah yang lebih mengerti kondisi dan perjalanan penyakit Anda, agar Anda memperoleh penanganan yang optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar