Sukses

Linu, Demam dan Sakit Kepala

17 Aug 2015, 10:18 WIB
Wanita, 22 tahun.

Saya merasa kurang sehat. Gejalanya sakit perut, sakit kepala, demam, diare dan linu di badan. Awalna sakit perut sehabis sarapan, lalu perut sakit dan terasa seperti kram. Tapi sakit perut nya hilang hilangan. Kira kira kenapa ya dok? Apa obat yang cocok untuk gejala yg saya alami? Trims

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Kata kunci yang dapat kami tarik dari keluhan Anda yaitu adanya demam, nyeri kepala, dan linu nyeri-nyeri sendi (meriang). Demam yang disebabkan oleh infeksi virus (viral infection) misalnya saat menderita penyakit flu/ diare, seringkali disertai dengan gejala-gejala seperti nyeri sendi (artralgia), dan nyeri otot (mialgia), nyeri kepala (sefalgia). Gejala infeksi virus ini juga seringkali disertai dengan nyeri kepala berdenyut. Penting untuk diperhatikan, apakah saat demam menghilang, maka nyeri sendi akan menghilang? Bila nyeri sendi ikut menghilang maka kemungkinan hal tersebut adalah gejala yang disebabkan oleh infeksi virus. Bisa saja akibat infeksi virus di saluran cerna, sebab Anda menderita diare dan nyeri perut. 

Untuk mengatasi infeksi virus, hal yang utama harus Anda lakukan adalah meningkatkan daya tahan tubuh:

  • Istirahat yang cukup. Dalam sehari, biasakan tidur selama 7-8 jam per hari karena tidur adalah waktu bagi tubuh untuk memperbaharui sel-sel dan membangun kembali tenaga yang telah terkuras.

  • Mengonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang, dan minum yang cukup. Cukupkan konsumsi zat gizi yang dibutuhkan tubuh, dengan melengkapi berbagai sumber zat gizi dalam menu Anda. Misalnya karbohidrat (nasi, mie, roti), protein (daging-dagingan, ikan, tahu dan tempe), lemak (daging, susu), vitamin dan mineral  (buah-buahan, sayuran). Konsumsilah cairan dalam jumlah yang cukup, dan untuk kondisi yang sedang anda alami, meminum air hangat adalah langkah yang baik karena disamping membuat nyaman tenggorokan yang sedang radang, air hangat dapat mengurangi pembengkakan area tenggorokan.

  • Menghindari kondisi stres dan tekanan psikologis

  • Mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Konsumsi suplemen seperti vitamin C cukup baik dilakukan dalam kondisi penurunan imun tubuh. Hal yang harus diperhatikan bahwa, sumber alami vitamin C (misalnya buah jeruk, mangga) tetaplah sumber vitamin C yang lebih diutamakan. Selain itu, seringkali vitamin C dalam suplemen memiliki kandungan yang terlalu besar dibanding yang dibutuhkan tubuh. Suplemen vitamin C kurang baik untuk dikonsumsi jangka panjang, lebih lanjut konsultasikan dulu kepada dokter Anda.

  • Untuk memberikan kenyamanan dalam beraktivitas, nyeri perut berulang dapat dihilangkan dengan obat-obatan anti-spasme otot perut yang dapat diperoleh dari dokter.

Penyakit akibat virus biasanya dapat hilang sendiri dengan imunitas tubuh yang terjaga. Adapun bila penyakit tidak sembuh hingga lebih dari satu minggu, maka kami sarankan Anda mengunjungi dokter secara langsung. Wawancara dan pemeriksaan yang menyeluruh oleh dokter dapat membantu mengetahui penyebab penyakit ini.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan . Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar