Sukses

Hiperkolesterol

15 Aug 2015, 17:16 WIB
Wanita, 25 tahun.

Halo dokter, Sy akhir2 ini sering pusing & pegal2 di leher belakang, lalu kemaren sy cek lab & ternyata sy ada kolestrol. Hasil cek nya: kolestrol total 208, kolestrol LDL 145, kolestrol HDL 58, trigliserida 64. Utk obatnya sy diberikan simvastatin 10mg. Sy mw tny: 1. Setelah kolestrol sy kembali normal apakah sy masih perlu minum obat setiap hari nya/ hanya saat kolestrol sy tinggi saja? 2. Apakah kolestrol itu bs sembuh? 3. Beberapa kali sy pernah tiba2 mengalami jantung berdebar-debar kencang, kepala pusing berkunang2 & dada rasanya sesak. Pertama kali ngalami saat olahraga lari, lalu selanjutnya terjadi jg saat sy sedang tidak beraktivitas berat. .tp selalu pas sy sedang menahan napas sebentar. Dan setelah beberapa menit rebahan baru hilang gejala2 tadi. Apakah hal ini normal/penyakit jantung/ ada hubungan nya dg kolestrol ya dok? Krn katanya kolestrol bs meningkatkan resiko sakit jantung. Sy jd agak khawatir. Terima ksh dok ats jawabanya.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Nilai normal kolesterol total <200 mg/dL, HDL kolesterol >40 mg/dL, LDL kolesterol <100 mg/dL. Terdapat 5 jenis pengobatan hiperkolesterolemia, yaitu: Asam Fibrat (mis: Gemfibrosil), Resin (mis: kolestiramin), Penghambat HMGCoa reduktase (mis: simvastatin), Asam nikotinat dan Ezetimibe. Masing-masing memiliki cara kerja yang berbeda-beda dan harus disesuaikan dengan kondisi profil lipid pasien.

Pada dinding pembuluh darah memang bisa terbentuk plak yang disebabkan oleh proses aterosklerosis (pembentukan plak dalam pembuluh darah) yang dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti:

  • Usia
  • Merokok, berapapun jumlahnya
  • Kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang tinggi
  • Hipertensi
  • Kadar kolesterol HDL yang rendah
  • Diabetes Mellitus

Pembentukan plak ini dapat terjadi pada pembuluh darah manapun, bisa di jantung (penyakit jantung koroner), otak (stroke), kaki (DVT), dll. Pembentukan plak atau aterosklerosis merupakan suatu proses yang kronis dan membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Kolesterol yang tinggi memang merupakan salah satu faktor risiko aterosklerosis. Namun, proses aterosklerosis terjadi dalam jangka waktu tahunan sampai puluhan tahun. Apabila Anda tidak menangani kolesterol Anda dengan baik dan terutama apabila Anda memiliki faktor risiko ateroskelrosis yang lainnya, maka mungkin saja dalam beberapa puluh tahun ke depan Anda mengidap Penyakit Jantung Koroner/ Stroke.

Hiperlipidemia atau hiperkolesterol dapat disebabkan oleh faktor familial (keturunan) ataupun pola makan yang kurang sehat. Pola gaya hidup saat ini disertai dengan pergeseran pola makan fast food serta kurangnya olahraga sangat menunjang terjadinya peningkatan kolesterol. Pola hidup tidak sehat tentunya sangat berpengaruh di dalam peningkatan kadar kolesterol tubuh. Kemungkinan peningkatan kolesterol Anda disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat

Penatalaksanaan pertama untuk menangani hiperkolesterol adalah diet rendah kolesterol dan olahraga. Pada usia Anda yang masih sangat muda, pada umumnya tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat penurun kolesterol secara rutin. Yang harus Anda lakukan adalah diet sehat, tidak merokok, dan olahraga secara teratur 3x/minggu selama minimal 30 menit setiap sesinya. Apabila kolesterol menurun dengan olahraga dan pengaturan diet maka obat tidak lagi diperlukan.

Berikut ini kami sertakan artikel-artikel yang dapat berguna untuk Ibu memahami mengenai gangguan profil lemak dalam tubuh.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar