Sukses

Merkuri Di Dalam Tubuh

13 Aug 2015, 14:42 WIB
Pria, 17 tahun.

dok mau tanya bagaimana cara menghilangkan kadar logam merkuri yang ada di dalam tubuh yang disebabkan terlalu banyak mengkonsumsi ikan ?

dr. Irma Rismayanty

Dijawab Oleh:

dr. Irma Rismayanty

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Merkuri yang masuk dalam tubuh manusia tidak mudah keluar dengan sendirinya. Unsur ini terakumulasi dalam tubuh manusia terutama pada ginjal, hati dan otak. Akumulasi ini dalam jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan gangguan dan kerusakan bagi organ-organ tersebut

Tanda dan gejala terpapar merkuri

  • Neuropati perifer. Gangguan sistem saraf perifer yang menimbulkan gejala seperti rasa terbakar, nyeri dan mati rasa.
  • Perubahan warna kulit dan pengelupasan kulit
  • Berkeringat berlimpah
  • Takikardi
  • Hipersaliva (Air liur meningkat)
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi). 
  • Rambut rontok
  • Kelemahan otot
  • Fotosensitif (Meningkatkan kepekaan terhadap cahaya)
  • Perubahan perilaku
  • Disfungsi ginjal (misalnya sindrom Fanconi) 

Bagaimana dengan Anda ? apakah mengalami salah satu gejala diatas ?

Anjuran yang telah diberikan oleh dokter Anda sudah benar, terus lakukan untuk mendapatkan efek yang maksimal. Menurut penelitian pengobatan terhadap paparan merkuri bisa dilakukan dengan menggunakan terapi kelasi. Kata kelasi (chelation) merupakan kata serapan dari bahasa Yunani Chele yang berarti mencapit/mengikat. Terapi kelasi merupakan terapi untuk mengatasi keracunan logam berat seperti : seperti timah, merkuri, maupun logam berat lainnya. Dalam metoda ini digunakan senyawa organik tertentu yang dapat mengikat merkuri dan mengeluarkannya dari dalam tubuh manusia.

Akan tetapi dikarenakan terapi kelasi masih kontroversial. Di Indonesia sendiri penerapan terapi kelasi digolongkan sebagai salah satu bentuk pengobatan alternatif atau pelengkap dari pengobatan utama. Kami sarankan Anda berkonsultasi langsung ke dokter spesialis penyakit dalam agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan jika ditemukan masalah dapat diberikan terapi secara optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar