Sukses

Mencuci Kemaluan dengan Sabun Kewanitaan

10 Aug 2015, 17:52 WIB
Pria, 31 tahun.

Seusai berhubungan, istri saya selalu mencuci kemaluannya dengan sabun kewanitaan. Apakah hal tersebut bisa memperkecil kemungkinan kehamilan? Karena kami sedang menanti momongan. Terima kasih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com. 

Terdapat 2 komponen penting dalam proses kehamilan, yaitu:

  1. Sel telur wanita. Hanya dikeluarkan 1 kali pada tiap siklusnya, disebut sebagai proses ovulasi. Bertahan 24 jam pada saluran tuba rahim, kemudian akan meleburkan diri jika tidak dibuahi.

  2. Sperma. Jika dikeluarkan didalam vagina wanita, akan dapat bertahan hidup hingga 5 hari.

Kehamilan dapat terjadi bila ada pembuahan sel telur wanita oleh sperma pria. Sperma yang keluar disemprotkan ke dalam vagina wanita nanntinya akan berjalan menuju saluran rahim tempat sel telur menunggu. Kesempatan untuk terjadinya kehamilan adalah pada saat masa subur, yaitu saat ovulasi yang dihitung 14 hari sebelum haid sebelumnya, kemudian ditambahkan 5 hari sebelum dan 1 hari sesudah hari ovulasi tersebut.

Sebetulnya jika sperma sudah masuk ke dalam rahim, untuk terjadi kehamilan sangat memungkinkan. Namun kami anjurkan agar sebaiknya istri Anda tidak langsung membasuh vaginanya dengan sabun kewanitaan dan dapat membersihkannya dengan air mengalir saja. 

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Minum susu baik untuk keseimbangan gizi Anda. Perlu juga diperhatikan: 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

Dibawah ini merupakan 7 tips menjaga kesuburan yang diberikan oleh Profesor William Ledger  seorang profesor ahli kandungan dari University of Sheffield.

1. Usia dan Fertilitas

Usia memang sangat penting dalam membahas kesuburan. Di jaman sekarang banyak yang menunda kehamilan, namun sebenarnya fertilitas menurun dengan meningkatnya usia. Pria dan wanita sangat subur pada usia 20 tahun-an. Terutama pada wanita, kesuburan akan menurun saat usia meningkat, dan menurun cepat setelah usia 35 tahun. Penyebabnya ada banyak, namun penyebab paling sering adalah kualitas dari telur yang dikeluarkan oleh indung telur. Kesuburan pria juga menurun dengan menambahnya usia terutama di usia 40 tahun namun banyak pria yang masih dapat memiliki anak diatas usia 50 tahun.

2. Hindari PMS (Penyakit Menular Seksual)

Penyakit menular seksual seperti chlamydia dan gonorrhea dapat merusak tuba falopi seorang wanita, yang mengakibatkan sulit menjadi hamil.

3. Hindari merokok

Wanita yang merokok 20 batang sehari dapat mengalami peristiwa menopause 2 tahun lebih cepat  dibandingkan wanita pada normalnya. Lelaki yang merokok juga memiliki risiko rusaknya sperma.

4. Berat badan dan kesuburan

Berat badan berlebih dan berat badan kurang dapat menyebabkan ketidaksuburan. Berat badan yang berlebih dapat menimbulkan penyakit PCOS (polycystic ovary syndrome) yang mempengaruhi keseburan.

5. Hindari alkohol

Pria yang mengkonsumsi alkohol 3 – 4 gelas dalam sehari dapat merusak sperma mereka. Wanita juga dianjurkan untuk menghindari konsumsi alkohol sewaktu ingin hamil untuk menghindari rusaknya pertumbuhan janin.

6. Hindari radiasi dan bahan kimia berbahaya

Terekspos radiasi dan beberapa bahan kimia seperti glycol ester yang ditemukan dalam tanaman dapat merusak kesuburan.

Berikut adalah beberapa artikel yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar