Sukses

Keluar Flek di Luar Jadwal Haid

12 Aug 2015, 08:29 WIB
Wanita, 29 tahun.

Sore Dok, saya wanita sudah menikah 21 bulan, dan belum pernah hamil, HPHT 20 juli - 24 juli 2015, 1-3 agustus ada flek coklat, 4-5 agustus flrk sudah tidak ada, 6-9 agustus flek coklat lagi dan di sertai lendir coklat kadang kemerahan, pertanda apa ya dok?, saya masih berhubungan dengan suami selama flek coklat berlangsung.

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Perdarahan yang terjadi di luar siklus haid atau flek-flek di luar siklus haid perlu dicari penyebabnya. Gangguan tersebut biasanya diakibatkan karena gangguan hormon. Gangguan tersebut dapat disebabkan karena:

  • Dysfunctional uterine bleeding
  • Endometriosis, adenomyosis
  • Kehamilan ektopik
  • Hiperplasia endometrial
  • Polip
  • Penggunaan kontrasepsi
  • Kanker leher rahim
  • Pelvic inflammatory disease
  • Gangguan hormon karena berbagai sebab lainnya

Apakah Anda sudah mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan? Kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mengevaluasi berbagai kemungkinan penyebabnya agar dapat dilakukan tatalaksana secara optimal. Perlu dilakukan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik dan juga pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan USG atau pemeriksaan hormon untuk mengetahui masalah yang Anda alami.  Setelah mengetahui penyebabnya maka dapat ditentukan segera penanganannya. 

Keluar Flek di Luar Jadwal Haid

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa di mana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi Anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Di samping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan bagi Anda dan suami adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan: 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.

Apabila setelah satu tahun melakukan hubungan intim secara teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi kehamilan belum juga terjadi, perlu dicari penyebab yang mendasari baik dari pihak Anda maupun suami. Anda dapat  menjalani pemeriksaan hormonal, USG rahim, atau HSG. Untuk suami, dapat dilakukan pemeriksaan analisa sperma baik secara kualitas maupun kuantitas. Apabila ditemukan adanya kelainan agar dapat segera ditatalaksana sesuai penyebabnya. Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda dan suami berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan (untuk istri) dan dokter spesialis andrologi (untuk suami) untuk tatalaksana yang lebih optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar