Sukses

Kapan Bisa Hamil Setelah Melahirkan?

10 Aug 2015, 15:35 WIB
Pria, 25 tahun.

dear dokter, istri saya melahirkan 27 juni 2015 lalu. seteah itu melalui masa nifas sekitar 20 harian.. setelah itu normal saja, hubungan intim tetap dilakukan, tanpa ejakulasi di dalam. nah, kemudian, 7 agustus kemarin ada flek coklat dengan gejala nyeri seperti mens. dan hari ini keluar darah agak pekat seperti mens. apakah itu berarti memang menstruasinya sudah kembali normal? apakah itu justru berarti ia hamil lagi? sebagai tambahan, istri saya menyusui asi dengan susu formula, karena bayi saya cenderung lapar terus, jadi ga kenyang kalau asi saja. demikian, terimakasih.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kapan saat Anda bisa hamil kembali setelah melahirkan? Berikut penjelasannya:

1. Lima minggu
 

Pada beberapa wanita yang sangat subur dapat hamil lagi hanya 5 minggu setelah melahirkan. Ini berarti ada jeda 11 bulan antara anak kedua.

2. Setelah berhenti pendarahan

Beberapa perempuan bisa mengalami pendarahan (nifas) selama enam sampai delapan minggu setelah melahirkan. Anda bisa hamil ketika melakukan hubungan intim tanpa kondom.

3. Setelah menstruasi pertama

Dalam banyak kasus, siklus menstruasi wanita melahirkan tak normal setidaknya enam bulan setelah melahirkan. Anda mungkin berpikir istri Anda tak mungkin hamil karena tak menstruasi. Ini sebuah mitos yang berbahaya. Istri Anda bisa hamil bahkan jika istri Anda tak menstruasi karena istri Anda mungkin tetap berovulasi. Bahkan, tak menstruasi mungkin menjadi pertanda istri Anda sedang hamil.

4. Hamil saat menyusui

Wanita percaya menyusui sebagai bentuk kontrasepsi alami. Menyusui bisa mencegah kehamilan tapi tak bisa mencegah sepenuhnya. Apalagi pada kasus Anda pemberian ASI dicampur dengan susu formula sehingga metode kontrasepsi LAM (lactation Amenore Method) tidak berhasil seutuhnya.
 Untuk kasus istri Anda sebaiknya pemeriksaan tahap awal di rumah Anda dapat melakukan tespek terlebih dahulu. Apabila hasil negatif kemungkinan hal ini merupakan darah menstruasi.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar