Sukses

Tumor dan Infeksi Rahim

05 Aug 2015, 09:35 WIB
Wanita, 25 tahun.

dok,sekitar 7 bulan lalu saya di vonis menderita tumor di rahim,keluhan saya sering nyeri di perut, bulan juli kemarin sakitnya semakin terasa tapi jarang, keputihan semakin parah,saat berhungan suami istri terasa nyeri di perut, tapi pas ke rumah sakit usg lagi(tapi dengan dokter yang berbeda) kata dokter cuma infeksi aja. gimana dong dok? trus saya mau tanya juga kenapa yah dok vagina saya dalamnya aneh seperti benjolan kecil dan bentuknya tidak beraturan,kenapa bisa seperti itu? dan kira-kira penyakit apa yang saya alami? terima kasih dok

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Tumor rahim (umumnya mioma) dan infeksi rahim merupakan dua penyakit berbeda yang memerlukan penanganan yang berbeda pula. Sebelum Anda memulai terapi, ada baiknya untuk memastikan terlebih dahulu diagnosis dari keluhan Anda tersebut. Diagnosis dapat diketahui dari pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang seperti USG dan pemeriksaan cairan vagina. Namun, bisa juga tumor rahim dan infeksi tersebut berada bersamaan dalam tubuh Anda.

Secara definisi, mioma uteri adalah tumor jinak pada daerah otot rahim dan jaringan sekitarnya. Penyebab pasti mioma uteri belum dapat diketahui dengan pasti, tetapi diduga ada peran hormon estrogen disamping faktor keturunan. Mioma uteri memiliki kecenderungan untuk membesar ketika hamil dan mengecil ketika menopause berkaitan dengan produksi hormon estrogen tersebut. Bahkan terdapat penelitian yang menemukan jumlah reseptor estrogen lebih banyak pada otot rahim yang berubah menjadi mioma dibandingkan otot rahim normal.

Tumor ini paling sering ditemukan pada wanita umur 35 – 45 tahun (kurang lebih 25%) dan jarang pada wanita 20 tahun dan wanita post menopause. Namun apabila pertumbuhan mioma semakin membesar setelah menopause maka pertumbuhan mioma ke arah keganasan harus dipikirkan.

Keluhan yang dirasakan sangat bervariasi bergantung pada lokasi, besar mioma, serta perubahan-perubahan yang terjadi pada organ sekitarnya. Diantara keluhan yang dapat ditemukan antara lain adalah: menstruasi dalam jumlah banyak/perdarahan abnormal, perut terasa penuh dan membesar, nyeri panggul yang berkepanjangan, bila mioma menekan kandung kemih yang terletak di bawah rahim akan menyebabkan gangguan kemih, bila menekan bagian terbawah usus besar akan terjadi gangguan buang air besar, bila hamil dapat terjadi keguguran spontan, kelainan posisi bayi, dan yang cukup menakutkan adalah gangguan kesuburan.

Mioma yang berukuran kecil dan tidak menimbulkan keluhan hanya perlu dipantau setiap 6-8 minggu untuk menilai pembesarannya. Apabila pertumbuhannya stabil, maka akan dipantau setiap 3-6 bulan, pengecilan tumor sementara menggunakan obat-obatan GnRH analog. Terapi pembedahan dilakukan bila tumor membesar, timbul gejala penekanan, nyeri panggul, dan perdarahan terus-menerus.

Terapi pembedahan yang dipilih bergantung pada usia pasien (produktif/tidak), kondisi pasien (perdarahan, nyeri panggul, penekanan) dan keinginannya untuk memiliki anak lagi. Namun bila tumor terlalu besar atau luas (seperti usia kehamilan > 12 minggu), terkadang tetap perlu dilakukan pengangkatan rahim. Bagaimanapun, kekambuhan masih dapat terjadi pada 20-25% kasus dan 2/3-nya memerlukan pembedahan kembali.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar